Budaya

‘Binjai’, Sebatang Pohon Yang Menginspirasi Penamaan Kota/Daerah

×

‘Binjai’, Sebatang Pohon Yang Menginspirasi Penamaan Kota/Daerah

Sebarkan artikel ini

Medan,KoranM24– Penamaan beberapa wilayah atau daerah, biasanya tidak terlepas dari kondisi alam, dimana daerah berasal. Pada masa lalu, penamaan sebuah tempat atau daerah, diberikan sesuai dengan nama hewan dan tumbuhan yang melekat dan kejadian yang mengikutinya.

Salah satunya Kota Binjai, sebuah kota yang tak hanya dikenal warga Kota Medan, tapi juga warga luar Sumatera Utara, hingga luar negeri dengan julukan “Kota Rambutan”, hal itu dikarenakan produksi buah rambutannya sangat tinggi.

Kota yang terletak sekitar 22 Km di sebelah barat Kota Medan Provinsi Sumatera Utara dan dulunya merupakan bagian dari Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara, ternyata kata “Binjai”, berasal dari sebatang pohon Binjai atau bahasa latin Mangifera caisea yang tumbuh rindang di tepi sungai. Awalnya berupa kampung kecil yang terletak di antara dua sungai, yakni sungai Mencirim di sisi timur dan sungai Bingai di sisi barat.

Namun seiring berjalannya waktu, wilayah sekitar pohon tersebut akhirnya berkembang menjadi pemukiman padat dan kini dikenal sebagai Kelurahan Pekan Binjai.

Pohon yang sejenis mangga, namun memiliki aroma yang lebih menyengat dan memiliki rasa asam manis, pertama sekali pendiriannya dilakukan dengan upacara adat di bawah pohon binjai tersebut.

Wilayah yang sebelum berkembang menjadi kota, merupakan bagian dari ibukota Kabupaten Langkat, sebelum ibukota Kabupaten Langkat dipindahkan ke Kota Stabat.

Tak hanya salah satu wilayah yang berada di Sumatera Utara dengan nama Binjai, ternyata di Kota Medan yang merupakan ibukota Provinsi Sumatera Utara sendiri, ada Kelurahan Binjai yang berada di Kecamatan Medan Denai.

Sama halnya di Kepulauan Riau, ada Desa Binjai, erupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Bunguran Barat, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau dan Desa Pulau Binjai yang merupakan desa di Kecamatan Kuantan Mudik, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau.

Pohon Binjai merupakan sejenis pohon di dataran rendah di bawah 400 mdpl dan jarang hingga 800 mdpl , serta hidup di tepi sungai, berasal dari India. Pohon Binjai menyebar secara alami di Sumatera, Jawa, Kalimantan, Bali dan Semenanjung Malaya. Dan sebagian pakar meyakini Pulau Kalimantan adalah lokasi asal-usulnya.

Selanjutnya, ada juga yang menganggap buah binjai yang bentuknya mirip kedondong ataupun mangga muda dan dagingnya berwarna putih dengan tekstur lembut. Aroma dan rasanya hampir mirip dengan tape, menurut beberapa sumber, buah binjai atau disebut wani, mengandung beta karoten yang lumayan tinggi, begitu juga kandungan vitamin C dan kandungan mineral yang baik untuk kesehatan, terutama kesehatan mata dan kecantikan kulit. Malah daun buah Binjai, dapat diolah untuk menurunkan kadar gula darah bagi penderita penyakit diabetes melitus.