LANGKAT, KoranM24- Sebagai bentuk tradisi spiritual maritim masyarakat suku Melayu, dipimpin Panglima Setia Utama, Tuan Ainuudin melakukan kegiatan pelepasan Lancang Kuning Indra Diraja, di Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara.
Lancang, terbuat dari kayu pilihan itu diaraak keliling Kota Tanjung Pura, dari Ujung Tanjung Langkat dan kemudian dinaikkan keatas perahu menuju laut lepas Selat Malaka, hingga menyusuri Sungai Batang Serangan yang dipimpin langsung oleh Panglima Bentara, bersama para Tokoh Adat Melayu, Luhak Langkat Hilir.
Disampaikan Panglima Bentara Setia Utama Ainuudin, Rabu (9/9/2026), dimana pelepasan Lancang Kuning, merupakan berakar dari tradisi spiritual maritim masyarakat suku Melayu, terutama di wilayah pesisir Sumatra Utara, Riau, dan beberapa wilayah Melayu lainnya.
Hal itu melambangkan penyerahan diri sebagai pembersihan tolak bala, dan penghormatan terhadap alam semesta. Dimana melepas Lancang, mengalirkan atau membuang segala kesialan, penyakit, dan keburukan keluar dari lingkungan manusia, agar kehidupan kembali bersih dan suci. Selain itu juga bertujuan agar negeri Langkat, terhindar dari berbagai bencana ataupun musibah.






