Medan,KoranM24-Sejarah adalah catatan yang dituliskan dan menjadi literasi bagi generasi masa depan dengan perkembangan teknologi, kisah lalu dapat dilakukan kajian secara akademis tentang sebuah peradaban.
Medan dimasa lalu, tepatnya di Kampung Petisah, tempat pertemuan dua Sungai Babura dan Sungai Deli, diyakini sebagai titik mula kota medan, kemudian ditetapkan oleh Pemerintah Kota Medan sebagai Hari Jadinya pada 1 Juli, ditandai dengan membangun tugu Pendiri Kota Medan .

Panitia Hari Jadi Kota Medan yang diketuai oleh M. A. Harahap bulan Maret 1975, secara resmi Melalui Rapat Paripurna DPRD Kota
Medan menetapkan tanggal 1 Juli 1590 sebagai Hari Jadi Kota Medan.
Walaupun penetapan Hari Jadi kota medan menuai perdebatan di kalangan sejarawan dan akademisi, menurut dokumen yang ada, pada masa Pemerintah Hindia Belanda pada Tanggal 1 April 1909, Medan ditetapkan sebagai Gemente (Kota), namun pada Tahun 1975, tanggal tersebut dihapus dan diganti menjadi 1 Juli 1590.
Wali Kota Medan, Sampaikan Penjelasan Revisi Perda Pajak dan Retribusi Dalam Rapat Paripurna DPRD

Sebagai simbol pendiri Kota Medan Pada Tanggal 20 Agustus 1975, dilakukan peletakan batu pertama oleh Wali Kota Madya Kepala Daerah Tingkat II Medan M. Saleh Arifin dan diresmikan oleh Gubernur Sumatera Utara Marah Halim Harahap, sesuai prasasti yang tertulis di Tugu Guru Patimpus.
Tugu Ini dibangun di atas tapak Pajak Bundar yang merupakan Pasar modern masa itu, disekitarnya berdiri pabrik Es Pertama di Kota Medan bernama Petojo Ijs, merupakan pabrik es, dimana awal sejarahnya dibangun di wilayah Jakarta pada tahun 1870 dengan nama Petojo Ijs yang berada di perempatan pinggir di Ciliwung.
Pabrik es tersebut menyebar di Cilacap, Yogyakarta, dan beberapa daerah lain, termasuk Medan. Di Medan, Pabrik Petojo Ijs berada disekitar aliran sungai Babura yang kini sudah tidak beroperasi, diyakini bangunannya telah berganti dan dirubuhkan, sekarang menjadi areal pertokoan Medan Bisnis Center.






