Sergai, KoranM24 – Jenazah Praka Rico Pramudia Prajurit TNI Angkatan Darat yang gugur di Lebanon akan disemayamkan di kampung halamannya di Kampung Suka Jadi Dusun VII Desa Dolok Manampang Kabupaten Serdang Bedagai, Provinsi Sumatera Utara. Saat ini pihak keluarga pun sudah siap menyambut kedatangan jenazah almarhum. Tenda sudah berdiri di rumah duka.
Informasi yang dihimpun KoranM24 Sabtu (26/4/2026) kedua orangtua almarhum juga sudah tiada. Saat ini rumah pusaka di tempati oleh kakak kandungnya bernama Putri alias Uteh. Almarhum adalah anak yang paling bungsu. Kakak dan abang-abangnya saat ini pun sudah berkumpul.
“Belum tau (kapan datangnya jenazah almarhum), ” ujar Abang Almarhum.

Pantauan KoranM24, di rumah duka sudah banyak personil TNI yang terlihat standby di lokasi. Beberapa perwira TNI juga terlihat ikut berdatangan dan menyampaikan ucapan duka pada pihak keluarga. Karena jenazah belum tiba belum banyak warga juga yang datang ke rumah duka ini.
Hanya teman-teman kakaknya saja yang saat itu banyak berdatangan. Informasi lain yang didapatkan kalau Almarhum Praka Rico bertugas di Aceh sebelumnya. Ia hanya sesekali datang ke kampung halaman. Selain itu anak dan istrinya tinggal di Kabupaten Batubara. Anak dan istrinya saat ini belum tiba di kampung halaman Rico.
Para tetangga di kampung halaman Rico mengenalnya dengan anak yang baik. Nenek Poniah menyebut Rico meski sudah jadi anggota TNI juga masih ramah.
“Anaknya baik dan ramah. Ya kami sedih juga dengar kabar dia meninggal. Semenjak sakit (terluka) itu pun kami sudah tau juga cuma baru kemarin kan dengar kabar meninggalnya,” kata Nenek Poniah.
Suri tetangga sekaligus teman Praka Rico bilang bahwa mereka sangat terkejut dengar kabar Rico telah gugur. Padahal dari keterangan pihak keluarga Rico direncanakan mau pulang kampung di bulan Mei mendatang.
“Setahun dia itu di sana (Lebanon) karena bulan 5 dia berangkat dan bulan 5 ini jugalah rencananya mau pulang kata keluarganya. Terakhir melihat dia ya waktu mau berangkat itu. Dia datang ke sini. Kalau tinggalnya dia di Batubara,” ungkap Suri.
Warga menyebut kalau tahlilan sudah digelar di rumah duka sejak Jumat malam. Meski jenazah belum sampai namun keluarga dan warga sepakat untuk menggelar doa bersama.

Sebelumnya, Prajurit Kepala (Praka) Rico Pramudia yang bertugas dalam misi perdamaian PBB di Lebanon Selatan dinyatakan gugur pada Jumat (24/4/2026) setelah menjalani perawatan intensif selama hampir satu bulan. Almarhum mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit St. George, Beirut, akibat luka berat yang dideritanya karena serangan dari zionis Israel.
Informasi didapat KoranM24 korban setibanya di kampung halamannya berencana akan di kebumikan di Makam Pahlawan Lubukpakam ataupun Makam Pahlawan Tebing Tinggi.






