Budaya

Kue Bika Amplas Kebon, Buah Tangan Khas Kota Medan

×

Kue Bika Amplas Kebon, Buah Tangan Khas Kota Medan

Sebarkan artikel ini

Medan, KoranM24 – Menikmati kuliner Kota Medan adalah tujuan para wisatawan dari penjuru negeri, tak heran jika di hari lebaran, para pemudik berburu makanan yang satu ini untuk buah tangan, dikarenakan kue basah ini sudah menjadi ikon Kota Medan walaupun tak ada nama Medan dibelakang nama kuenya.

Bika Ambon, inilah namanya kue pipih berwarna kuning yang permukaannya nampak seperti pori-pori dan bagian bawahnya keras, akibat sisa dari tempaan panas di dasar loyang. Kue bika aslinya merupakan kue khas Melayu, dikenal dengan nama kue bika bakar, namun berbentuk lebih padat.

Dengan perkembangan zaman, Bika Ambon bertekstur lembut, menjadi makanan olahan yang diminati oleh wisatawan, citarasa legit tercampur dengan sensasi kenyal di lidah, ditambah aroma harum pandan menggugah selera disetiap irisan pada potongan kuenya.

Walaupun menyandang nama Ambon, kue ini tidak berasal dari Kota Ambon, Kepulauan Maluku, tetapi justru berasal dari ibukota Medan, Sumatera Utara.

Sejarah nama Bika Ambon sendiri menurut sumber terilhami dari kue khas Melayu yaitu Bika atau Bingka, kemudian dimodifikasi dengan menambahkan pengembang dari bahan baku air pohon enau, sehingga menjadikannya berbeda dari kue Bika atau Bingka khas Melayu .

Kawasan yang banyak penjual Bika Ambon, berada di jalan Majapahit, Kota Medan, dimana sentra penjual Bika Ambon sejak 1980-an dan menjadi pusat penjualan Bika Ambon di Kota Medan.

Penamaan Ambon pada kue tersebut, masih banyak versi yang mengiringinya, diantarnya karena awal mula kue bingka ini dijual di simpang jalan Ambon, Sei Kera, Kota Medan.

Kemudian sumber lain mengatakan, nama Bika Ambon sendiri adalah singkatan dari Amplas Kebon yang awal mulanya dibuat pekerja kebon, berasal dari perkebunan Amplas dan dipasarkan ke Kota Medan.

Lalu menurut lainnya, menyatakan penamaan kata Ambon dalam bahasa Medan, berarti lembut.

Khazanah yang mengiringi kue Bingka Melayu telah mewarnai perjalanan sejarah Negeri Deli yang sekarang berkembang menjadi Kota Medan dengan kuliner khasnya Bika Ambon.