Deli SerdangDaerah

Masyarakat Desak Copot Kabid Kominfostan Deliserdang Terkait Diduga Pungli, Kejari Merespon, Bupati Tak Menjawab

×

Masyarakat Desak Copot Kabid Kominfostan Deliserdang Terkait Diduga Pungli, Kejari Merespon, Bupati Tak Menjawab

Sebarkan artikel ini
Korban pungli yang merupakan Pemborong Dedek Purba saat melakukan konfrensi pers terkait dirinya telah ditipu diduga dilakukan oleh oknum Kabid Kominfostan Deliserdang. KoranM24/Fani Ardana

Deliserdang, KoranM24 – Masyarakat Kabupaten Deliserdang khususnya warga Lubukpakam mendesak Bupati Deliserdang Asriludin Tambunan untuk segera mencopot oknum Kabid Kominfostan Deliserdang berinisial PT karena diduga telah melakukan pungli kepada salah satu pemborong Pemkab Deliserdang.

Beberapa warga Desa Sekip Kecamatan Lubukpakam Syahputra (46) menyebut Bupati Deliserdang jangan pilih kasih terkait kasus dugaan pungli ini dan harus segera mencopot oknum Kabid Kominfostan Deliserdang berinisial PT ini.

” Ya Bupati Deliserdang kan tegas orang nya , siapa yang terlibat pungli dan mendengar ada yang pungli saja langsung di copot bahkan di pecat, saya minta Bupati Deliserdang jangan pilih kasih ” kata Syaputra saat dimintai tanggapannya Selasa (5/5/2026)

Senada dengan Syahputra, M.Rustandi (40) warga Desa Bakaran batu Kecamatan Lubukpakam juga mendesak Bupati Deliserdang Asriludin Tambunan untuk segera mencopot jabatan Kabid Kominfostan yang di emban PT tersebut.

“Bukti sudah ada jelas sama korban pungli , yakni Bukti TF, nah Bupati Deliserdang Asriludin Tambunan ini harus adil dong , yang lain dicopot atau di pecat ketahuan pungli , ini kok dibiarkan, apa mentang mentang kawan satu alumni Bupati Deliserdang gak berani mencopotnya, nah inikan bisa menjadi preseden buruk di mata masyarakat luas, artinya apabilah orang dekat atau teman dekat Bupati Deliserdang yang diduga melakukan pungli tidak ditindak, namun apabila bukan orang terdekat maka bila terlibat pungli di tindak , kan ini tidak adil ” keluh M.Rustandi.

Sementara itu menanggapi terkait kasus dugaan Pungli, Kejari Deliserdang saat di konfirmasi merespon pertanyaan yang dilayangkan KoranM24 via pesan WhatsApp.

Saat di tanyak apa tindakan dari Kejari Deliserdang terkait adanya kasus ini karna pungli adalah bagian dari kejahatan korupsi, Kasi Intelijen Kejari Deliserdang Roby Syahputra memberi respon meme monitor.

Sementara itu Bupati Deliserdang Asriludin Tambunan saat dikonfirmasi KoranM24 via pesan WhatsApp saat ditanyakan terkait dugaan pungli sejuta yang diduga dilakukan oknum Kabid Kominfostan Deliserdang dan Dalam hal ini Masyarakat meminta apa tindakan dari Bupati Deliserdang dan mengapa Kabid Kominfostan Deliserdang ini belum ditindak, Hingga berita ini dikirim ke redaksi, Bupati Deliserdang Asriludin Tambunan belum menjawab konfirmasi yang dilayangkan.

Sebelumnya,kasus Dugaan Pungli yang diduga dilakukan Oknum Kabid Kominfostan Deliserdang berinisial PT berbuntut panjang. Kali ini Korban Dharma Syaputra Purba membeberkan Bukti Oknum Kabid PT tersebut meminta uang (pungli) kepada dirinya.

” Dia (PT) minta uang sama saya dan anggota saya mengirimkan uang satu juta rupiah itu ke dia, Ini sama saya semua buktinya lengkap , oknum Kabid PT itu minta uang (pungli) sama saya ” beber Dharma Syaputra Purba saat di wawancarai KoranM24 Jumat (1/5/2026) via panggilan WhatsApp.

Dedek Purba sapaan akrab pria tersebut menyebutkan bahwa oknum Kabid Kominfostan Deliserdang tersebut meminta dengan paksa jumlah uang satu juta.

” Ya satu juta di mintanya , ini lengkap semua buktinya melalui transaksi elektronik Transfer (TF) DANA milik si PT itu, jadi saya konfrensi pers ini ada dasar dan Buktinya, jadi Bupati Deliserdang nuggu apa lagi, ya secepatnya lah di copot sama seperti Bupati Deliserdang mencopot pejabat dan ASN yang pungli” pinta Dedek Purba.

Informasi di dapat KoranM24 Barang Bukti dugaan pungli satu juta rupiah yang diduga dilakukan oknum Kabid PT ini tertulis Pembelian : DANA dengan Nomor Handphone: 0813XXXXXXXX, Nama Pelanggan: DNI*PIT**X GOR**X MX TAM**XXX.

Sebelumnya juga Alih-alih memperoleh keuntungan dari proyek yang dijanjikan, seorang rekanan (pemborong) Dharma Syahputra Purba justru mengaku dipungli dan merasa dirugikan setelah mengirim sejumlah uang rupiah sebesar satu juta rupiah kepada seorang oknum Kabid Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Kominfostan) Deliserdang berinisial PT.

Proyek yang dijanjikan tersebut hingga kini disebut tidak pernah terealisasi. Bahkan setelah dihubungi Kabid PT tersebut tidak merespon. Sehingga Dharma Syahputra Purba berharap agar Bupati Deliserdang Asri Ludin Tambunan mencopot Kabid tersebut.

“Jadi itu ada kegiatan (pekerjaan) masang-masang, cetak spanduk di Dinas Kominfostan yang biasa dikerjakan oleh anggota kita yang selama ini sebelum dia yang menjabat Kabid dibidang tersebut tidak ada permintaan uang, namun setelah dia (PT) diangkat menjadi Kabid ambil uang dengan janji kerjaan tersebut dilanjutkan oleh anggota saya, tidak dialihkan ke orang lain,” kesal Dharma Syahputra Purba pada konferensi persnya, kepada wartawan Rabu (29/4/2026)

Dedek Purba sapaan akrab Dharma Syahputra Purba awalnya menolak permintaan uang yang dilakukan Kabid PT tersebut karena sebelumnya kegiatan kegiatan tidak ada memberikan uang, namun karena berbagai pertimbangan dan pihaknya memerlukan pekerjaan tersebut sehingga terpaksa mengirimkan uang tersebut melalui dana anggotanya.

“Setelah ditransfer ke rekening dana dia, kerjaannya sama orang lain, sehingga kami kecewa,” ungkap Dedek Purba

Sementara itu Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Kominfostan) Sandra Dewi Situmorang ketika dikonfirmasi KoranM24 apakah dugaan permintaan uang (Pungli) yang dilakukan oknum Kabid yang merupakan anggotanya tersebut, mantan Camat Pancur Batu itu mengatakan belum mengetahuinya.

“Saya belum terkonfirmasi terkait hal ini kepada yang bersangkutan , kalau soal ada dugaan penarikan uang saya juga belum mengetahuinya, saya rasa enggak ada sebab kami belum ada menjalankan proyek seperti baleho spanduk apalagi ini efisiensi anggaran, pun demikian nanti saya konfirmasikan ke yang bersangkutan, terima kasih ya bang ” kata Sandra Dewi menjawab konfirmasi via panggilan WhatsApp KoranM24.

Sementara itu terpisah ketika dikonfirmasi Kabid inisial PT terkait dirinya meminta uang dengan janji pengerjaan proyek belum menjawab. Berulang kali KoranM24 mengkonfirmasi via pesan WhatsApp maupun panggilan WhatsApp berulang kali, Oknum Kabid PT belum menjawab hingga berita ini dikirim ke redaksi.