Budaya

Jembatan Sungai Ular, Kisah Mistis Hingga Perlawanan Bangsa Asing

×

Jembatan Sungai Ular, Kisah Mistis Hingga Perlawanan Bangsa Asing

Sebarkan artikel ini

Medan,KoranM24- Jembatan adalah sarana vital dalam menghubungkan antar daerah, baik orang, maupun sarana distribusi barang.
Pada masa dahulu, jembatan dikenal dengan nama titi, terbuat dari kayu, hingga masuk era modern dengan perkembangan teknologi dibangunnya jembatan dengan pondasi gelagar besi.

Jembatan pada perebutan kemerdekaan menjadi sarana yang vital dalam pertempuran mengusir penjajahan. Bertempat di Perbaungan, jembatan Sungai Ular yang menghubungkan Kabupaten Serdang Bedagai dengan Deli Serdang, memiliki sejarah panjang dalam pertempuran mengusir penjajah, dalam catatan sejarah pada tahun 1961 difilmkan dengan judul Sungai Ular.
Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai mendirikan tugu Di bantaran Sungai Ular untuk mengenang petempuran Sungai Ular yang melegenda. Diyakini sekitar areal jembatan Sungai ular masih banyak ditemukan peninggalan peluru amunisi, hingga senjata sisa pertempuran, hal ini pada tahun 2023 ditemukan oleh warga senjata jenis SMR di sekitar areal Jembatan Sungai Ular.

Kisah Sungai Ular sendiri pada masa lalu hingga kini, memiliki Cerita-cerita mistis yang mengiringnya hingga diyakini menjadi tempat pembuangan mayat dan kuburan massal bagi orang yang terlibat dalam organisasi terlarang pada era tahun 1965.

Jadikan KoranM24 Sumber Berita Pilihan Kamu

Dapatkan update informasi terkini dan tepercaya langsung di halaman utama Google Kamu.