TAPSEL, KoranM24 – Sat Resnarkoba Polres Tapanuli Selatan (Tapsel) terus menunjukkan keseriusannya dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah hukumnya.
Terbukti, dalam waktu dua pekan terakhir, polisi sukses mengungkap 13 kasus narkotika dan mengamankan 14 orang tersangka dari berbagai lokasi.
Keberhasilan ini, merupakan hasil kerja intensif Sat Resnarkoba Polres Tapsel di bawah kepemimpinan Kasat, AKP Philip Antonio Purba, dalam memburu pelaku penyalahgunaan dan peredaran narkoba, mulai dari pengguna hingga pemasok.
Kepada wartawan, Jumat (29/05/2026) pagi, Kasat mengatakan, pengungkapan berbagai kasus ini tidak terlepas dari penyelidikan yang dilakukan secara berkelanjutan serta dukungan informasi dari masyarakat.
“Dalam dua pekan terakhir, kami mengungkap 13 laporan polisi kasus narkotika dengan 14 tersangka. Dari pengungkapan itu, barang bukti yang diamankan berupa 3 kilogram ganja, 19,4 gram sabu, dan lima butir pil ekstasi,” ujar Philip.
Ia menegaskan, pihaknya tidak akan berhenti hanya pada penangkapan tersangka. Sat Resnarkoba Polres Tapsel masih terus melakukan pengembangan guna menelusuri kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat dalam peredaran barang haram tersebut.
Menurutnya, wilayah hukum Polres Tapanuli Selatan tidak boleh menjadi tempat berkembangnya bisnis narkotika.
“Kami akan menindak tegas para pemasok narkoba, baik bandar, pengedar maupun kurir. Jangan main-main di wilayah hukum Polres Tapanuli Selatan,” tegasnya.
Philip menilai, pemberantasan narkoba bukan semata tugas aparat penegak hukum, melainkan tanggung jawab bersama demi melindungi generasi muda dari bahaya penyalahgunaan narkotika.
Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif menjaga lingkungan masing-masing agar terbebas dari aktivitas peredaran narkoba.
“Kami berharap masyarakat jangan pernah ragu melaporkan kepada kami apabila menemukan aktivitas transaksi maupun peredaran narkoba,” katanya.
Ia menyebut, informasi dari masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam membantu kepolisian membongkar jaringan narkotika yang masih beroperasi di lapangan.
Selain melakukan penindakan hukum, Polres Tapsel juga terus mendorong kesadaran masyarakat agar bersama-sama melawan penyalahgunaan narkoba demi menjaga masa depan generasi penerus bangsa.
“Pemberantasan narkoba bukan hanya soal menangkap pelaku, tetapi menjaga masa depan anak-anak kita dari bahaya penyalahgunaan narkotika,” pungkas Philip menutup.






