Deli Serdang,KoranM24-Perjudian jenis togel merk AK yang marak disetiap sudut wilayah hukum Polsek Patumbak dan Polsek Delitua, seakan memonopoli, hal itu menjadi pertanyaan besar masyarakat Deli Serdang, terutama masyarakat Patumbak dan Delitua sekitarnya.
Berdasarkan investigasi dilapangan, judi togel dengan merk AK kini menggurita di setiap pelosok di wilayah hukum Polsek Patumbak dan Polsek Delitua, tak hanya keberadaan di Warung-warung, tapi kini keberadaan penulis togel AK juga sudah masuk ke dalam rumah warga hampir setiap jalan dan beroperasi bebas tanpa rasa takut.
Pengakuan salah seorang warga yang tak ingin namanya dicantumkan, bahwa menggurita dan bebasnya judi togel merk AK tanpa dilakukan penindakan secara hukum, diduga tidak lepas dari peran setiap pejabat utama di lingkungan Polsek tersebut.
“Judi togel AK diduga mendapatkan restu khusus kedua petinggi disetiap Polsek itu. Makanya Tempat-tempat perjudian togel AK itu bebas dari razia,” katanya, Jumat (5/6/2026)
Lanjut warga itu, perjudian Angka-angka bermerk AK telah berbulan-bulan beroperasi dan memonopoli di Wilkum Polsek Patumbak dan Polsek Delitua.
“Mulai di pinggir jalan, warung, bahkan di Rumah-rumah. mereka Terang-terangan menerima taruhan. Sudah dilaporkan ke Polisi, tapi tidak ada tanggapan. Percuma lapor polisi,” ungkapnya.
Pantauan di lapangan, aktivitas penulisan nomor dan transaksi uang berlangsung setiap hari, mulai pagi hingga malam, merk AK menjadi nama yang paling populer dan dikenal luas sebagai merk yang menjangkau luas.
“Bahkan mereka berani mencetak kertas undian dan brosur kecil yang disebarkan bebas di tengah masyarakat,” terangnya.
Menurut sumber yang dapat dipercaya dan dekat dengan kepolisian dan tak ingin namanya dicantumkan, Jumat (5/6/2026), menjamurnya judi togel merk AK, berawal, karena adanya aliran uang “perlindungan” yang dibayarkan secara rutin oleh para pengelola judi kepada oknum petinggi itu, akibatnya setiap laporan masyarakat dianggap angin lalu. Dan penggerebekan hanya formalitas, karena ada dugaan oknum petinggi itu sebelumnya telah memberitahukan kepada Bos Judi merk AK untuk mengosongkan sementara aktifitasnya.
Kondisi ini memicu kekecewaan dari masyarakat hingga muncul kalimat “Percuma Lapor Polisi”.
Kanit Pidum Satreskrim Polrestabes Medan AKP Hafizullah ketika dikonfirmasi melalui WhatsApp, Sabtu (6/6/2026), seakan bungkam dengan tidak membalasnya.








