TanjungbalaiDaerahKriminal

Bawa 10 Kg Sabu dan 1.500 cartridge vape, Anak Tanjung Balai Ditangkap Satres Narkoba Polres Asahan

×

Bawa 10 Kg Sabu dan 1.500 cartridge vape, Anak Tanjung Balai Ditangkap Satres Narkoba Polres Asahan

Sebarkan artikel ini

ASAHAN, KoranM24 – Satuan Reserse Narkoba Polres Asahan kembali berhasil menggagalkan peredaran gelap narkotika dalam pengungkapan kasus besar di wilayah hukumnya. Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan narkotika jenis sabu seberat 10 kilogram serta 1.500 cartridge vape yang diduga mengandung cairan etomidate.

“Pengungkapan kasus ini bermula dari informasi masyarakat yang diterima Kasat Reserse Narkoba Polres Asahan pada Kamis (7/5/ 2026) sekitar pukul 22:00 WIB. Informasi tersebut menyebutkan adanya dua pria yang diduga membawa narkotika dari Desa Pertahanan, Kecamatan Sei Kepayang, Kabupaten Asahan menuju Kota Tanjung Balai, “ujar Kapolres Asahan, AKBP Revi Nurvelani SIK dalam konfrensi pers Selasa (12/5/2026).

Menindaklanjuti laporan tersebut,kata Kapolres Asahan,tim Sat Res Narkoba Polres Asahan langsung bergerak menuju lokasi dan melakukan penyelidikan serta pengintaian di sekitar Desa Pertahanan. Petugas kemudian membagi tim untuk melakukan penyergapan terhadap dua pria yang dicurigai mengendarai sepeda motor sambil membawa sebuah goni besar.

Pada Jumat (8/5/ 2026) sekitar pukul 00:20 WIB, petugas berhasil menemukan dua orang dengan ciri-ciri sesuai informasi.

“Saat dilakukan penyergapan, kedua pelaku terjatuh dari sepeda motor. Namun satu orang berhasil melarikan diri menggunakan kendaraan tersebut. Sementara satu pelaku lainnya berhasil diamankan, “kata Revi Nurvelani.

Pelaku yang diamankan S A H alias H (36), warga Kota Tanjung Balai. Dari tangan tersangka, polisi menemukan satu tas jinjing hitam dan satu goni plastik putih besar.

Saat dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan 10 bungkus plastik teh Cina merek Qing Shan berisi diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 10.751,16 gram atau netto 10 kilogram. Selain itu, petugas juga menemukan sebanyak 1.500 cartridge vape yang diduga berisikan cairan etomidate dengan rincian 800 cartridge merek 7-Eleven, 400 cartridge merek X-Men, dan 300 cartridge merek El Capo.

Seluruh barang bukti bersama tersangka kemudian dibawa ke kantor Sat Res Narkoba Polres Asahan guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

Dalam pemeriksaan awal,jelas Kapolres Asahan, tersangka mengaku berperan sebagai kurir narkotika dan menjalankan aktivitas tersebut untuk mendapatkan tambahan penghasilan karena faktor ekonomi.

“Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan atau Pasal 609 ayat (2) huruf a dan huruf b Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP jo Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, dengan ancaman hukuman maksimal pidana penjara seumur hidup atau penjara selama 20 tahun, “pungkas Kapolres.