KISARAN, KoranM24 – Tumpukan bekas galian tanah proyek Pembangunan Saluran Drainase yang berada di Jalan Bhakti Lingkungan III Kelurahan Teladan Kecamatan Kisaran Timur Kabupaten Asahan, buat resah warga dan pengguna jalan.
Pasalnya, akibat bekas korekan tanah yang ditumpukan ditengah jalan oleh para pekerja dari Kontraktor CV. Sada Bornas.Membuat kemacetan terjadi di sepanjang Jalan Bhakti Kisaran.

"Akibat dari tumpukan-tumpukan tanah bekas galian drainase diletakkan di bahu jalan. Sepanjang bJalan Bhakti Kisaran ini jadi kerap macet. Bahkan kerap menimbulkan kecelakaan, "ujar Iwan salah seorang pengendara sepedamotor yang ditemui wartawan dilapangan, Selasa (6/10/2026)
Selain itu, kata Iwan, jika cuaca terik matahari panas. Tumpukan tanah yang berserakan dijalan ini kerap membuat naik dan membuat berdebu jalan.
" Saat panas terik. Tumpukan tanah ini menimbulkan debu- debu. Hingga membuat pengendara kesakitan saat debu masuk mata. Bahkan abu buat risih semua pengedara, "katanya.

Senada, Doni Alfatar warga sekitar yang ditemui mengaku kecewa dengan kontraktor CV Sada Bonas yang mengerjakan proyek pemerintah Dinas PUTR Asahan tersebut. Sebab, kontraktor diduga sengaja mengabaikan keselamatan warga dan pengguna jalan.
" Sudah hampir sebulan proyek itu dikerjakan. Tapi tumpukan tanah bekas galian dibiarkan begitu saja oleh rekanan dijalan. Akibat dari proyek sebesar ratusan juta itu. Banyak warga setempat merasakan debu dan warga melintas yang kerap jatuh karena tersenggol tumpukan tanah. Kemacetan juga sering terjadi dijalan satu arah tersebut, "pungkas Doni.
Jangankan keselamatan warga dan pengguna jalan, sambung Doni, keselamatan pekerja proyek aja tidak mereka abaikan. Karena, semua pekerja yang mengerjakan drainase itu tidak memakai Alat Pelindung Diri (APD) saat kerja.
" Kontraktor itu sangat zholim Bang. Jangankan keselamatan warga sekitar dan pengendara jalan. Keselamatan pekerja proyek itu aja diabaikan. Karena tak pakai APD saat bekerja, "tegas Doni
Terpisah, pelaksana proyek dari CV. Sada Bornas tidak bisa ditemui awak media ini. Saat dilokasi proyek, hanya pekerja saja yang ada. Sedangkan pelaksana tidak ada.
Sementara, Kadis PUTR Asahan, Agus Jaka Putra Ginting SH ketika dikonfirmasi Koran M24, Selasa (6/10/2026) melalui whatsapp, mengaku akan menyuruh rekanan untuk segera mengangkat tumpukan tanah yang berada di jalan tersebut.
"iya, akan kita suruh rekanan untuk segera mengangkutnya. Mungkin hari ini akan dibersihkan, "kata Agus.






