AsahanPeristiwa

Polres Asahan Masih Menunggu Hasil Autopsi, Pemilik dan Kawan Korban Belum Diperiksa

×

Polres Asahan Masih Menunggu Hasil Autopsi, Pemilik dan Kawan Korban Belum Diperiksa

Sebarkan artikel ini

KISARAN – KoranM24 – Terkait kematian wanita cantik yang diduga tewas Over Dosis (OD) karena mengkonsumsi pil ekstasi di Tempat Hiburan Malam (THM) Neta Salon. Petugas masih melakukan penyelidikan mendalam atas kematian wanita yang bekerja sebagai LC tersebut.

Sebab, hasil autopsi kematiam Wiwik Hardiyanti Lubis (32) warga Jalan Fakis Lingkungan VIII, Kelurahan Siumbut Baru, Kecamatan Kota Kisaran Timur, Asahan itu, belum keluar hingga kini.

"Benar ada wanita ditemukan tewas di THM Salon Neta. Untuk sementara masih ditangani unit Jatanras Polres Asahan, "ujar Kanit Jatanras Polres Asahan, IPDA Rafi Kurnia Putra S.Trk pada KoranM24 Selasa (13/10/2026) melalui whatsapp.

Sedangkan hasi autopsi jenajah,kata Rafi, pihaknya masih menunggu hasil autopsi kematian korban. Hasilnya belum keluar. Belum tau apa penyebabnya.Jenajah korban dibawa ke rumah sakit Tebing Tinggi kemarin untuk dilakukan pemeriksaan untuk memastikan apa penyebab kematian korban.

Sedangkan Tempat Kejadian Perkara (TKP) Salon Neta, sambung Rafi, sudah dilakukan police line guna penyelidikan dan penyidikan kasus tersebut.

Saat ditanya berapa orang yang sudah diperiksa dan apakah sudah ada yang ditetapkan sebagai tersangka. Perwira muda tersebut tidak membalas konfirmasi yang dikirim oleh awak media ini.

Begitu juga saat ditanyakan apakah pemilik Salon Neta sudah ditetapkan sebagai tersangka. Kanit Jatanras tidak membalas konfirmasi yang dikirim.

Sementara, Kasat Pol PP Pemkab Asahan, Budi Limbong SE ketika dikonfirmasi KoranM24 Selasa (13/10/2026) diruangannya, mengaku kalau izin yang ada dikeluarkan oleh OSS, merupakan izin Salon. Bukan izin Tempat Hiburan Malam (THM) atau Karaoke

"Setahu kami,izin Salon Neta aja yang dikeluarkan oleh OSS yang ada sama kami. Sedangkan izin untuk hiburan karoke atau izin KTV tidak ada di OSS. Berarti selama ini pemilik sudah melakukan penipuan, "tegasnya.

Jadikan KoranM24 Sumber Berita Pilihan Kamu
Dapatkan update informasi terkini dan tepercaya langsung di halaman utama Google Kamu.