BACA JUGA:
Sergai, KoranM24.com – Kecelakaan maut terjadi di ruas Tol Tebing Tinggi-Medan KM 63+200 kawasan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Senin (11/5/2026) sekitar pukul 06.30 WIB.
Mobil Bus Scania K410 Halmahera BK 7347 UA jurusan Dumai-Medan menabrak mobil pick up Mitsubishi L300 BK 8053 EG pengangkut ayam potong. Setelah tabrakan terjadi, bus terguling keluar badan jalan tol.
Akibat kecelakaan tersebut, empat orang meninggal dunia dan 19 lainnya mengalami luka-luka.
Kasat Lantas Polres Sergai, AKP Gokma W Silitonga, mengatakan seluruh korban telah dievakuasi ke sejumlah rumah sakit.
“Korban ada 23 orang, 4 meninggal dunia dan 19 luka berat. Sekarang sudah dirawat di rumah sakit,” kata Gokma saat dikonfirmasi KoranM24 di lokasi kejadian.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan bermula saat mobil pick up pengangkut ayam dan bus sama-sama melaju dari arah Tebing Tinggi menuju Medan.
Kasat PJR Polda Sumut, AKBP Dhery Fajariandono, menjelaskan mobil pick up diduga mengalami patah as roda hingga terguling dan melintang di badan jalan tol.

“Kemudian Mobil Bus Scania K410 (Halmahera) BK 7347 UA yang berada tidak jauh di belakang pick up tersebut tidak dapat menghindar dan menabrak pick up tersebut. Setelah itu bus oleng ke kiri hingga terperosok dan terguling keluar badan jalan tol,” ujar Dhery.
Empat korban meninggal dunia diketahui merupakan penumpang Bus Halmahera, yakni Risiani (75), warga Jalan Aluminium I Gang H Tayib, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, Muhammad Rizky (23), warga Dusun XII Sei Dua, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, serta dua korban lainnya yang hingga kini belum diketahui identitasnya.
Sementara korban luka yang dirawat di RS Sari Mutiara Lubuk Pakam masing-masing:
- Elvida Ambia (59), warga Banda Aceh
- Lamria Sihombing (30), warga Labuhanbatu Selatan
- Doni Arifin (48), warga Medan Johor
- Elfrifa Leliana Nainggolan (61), warga Labuhanbatu Selatan
- Sardia Br Ujung (65), warga Pancur Batu
- Nabil Ikhsan Harahap (18), warga Dumai
- Okvian Nugroho Binokri (26), warga Bengkalis
- Denes Suwandi (35), warga Percut Sei Tuan
- Chyntia Fitriani (23), warga Dumai
- Rian Syahputra, warga Percut Sei Tuan
- Erwin Hutrian Manik, warga Medan
- Reno Hardianto Lumban Tobing (18), warga Rokan Hilir.
Korban luka yang dirawat di RS GrandMed Lubuk Pakam yakni:
- Joni Simorangkir (57), warga Medan Deli
- Titin Supriatni (54), warga Medan Deli
- Julinar Munthe (29), warga Labuhanbatu Utara
- Said Alfandri (38), warga Dumai.
Sementara korban yang dirawat di RS Amri Tambunan Lubuk Pakam yakni:
- Saipul Anwar Surbakti (70), warga Pancur Batu
- Eric Ardiansyah Pery (26), warga Pekanbaru
- Bismihayati (28), warga Dumai.
Polisi menyebut penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan.
Sementara itu, sopir Bus Halmahera dilaporkan melarikan diri usai kejadian dan hingga kini belum menyerahkan diri kepada pihak kepolisian.
“Hingga saat ini pengemudi bus masih melarikan diri,” kata AKP Gokma W Silitonga.
Kendaraan pick up telah dievakuasi ke Pos Lantas Sei Jenggi, sedangkan bangkai bus hingga siang hari masih berada di lokasi kejadian.







