BACA JUGA:
TAPSEL, Koran M24 — Truk tangki menghantam Kantor Desa di Jalinsum Km 12-13 tepatnya di Desa Sisipa, Kecamatan Batang Toru, Selasa (05/05/2026). Brraakk!. Jefri Siregar (25), sang sopir pun tewas.
Jefri, warga Kecamatan Batang Onang, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), ini, awalnya tak bisa mengendalikan truknya karena remnya mendadak blong. Truk bernomor polisi BK 8243 GD tersebut pun menghantam beberapa bangunan.
Kapolres Tapanuli Selatan (Tapsel), AKBP Yon Edi Winara, melalui Ps Kasat Lantas, Iptu James Sihombing, Rabu (06/05/2026) pagi, menjelaskan, kecelakaan lalu lintas tunggal ini terjadi di Jalinsum Km 12-13 tepatnya di Desa Sisipa, Kecamatan Batang Toru.
“Selain menewaskan sopir truk tangki, insiden ini juga mengakibatkan kerusakan berat pada satu unit kantor desa serta empat rumah warga,” jelas James.
Truk tangki datang dari arah Padangsidimpuan menuju Batang Toru. Di lokasi kejadian, truk mendadak mengalami kegagalan fungsi pengereman, saat melintas di jalur menurun dan menikung.
“Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan saksi, dugaan sementara kecelakaan terjadi akibat rem blong saat kendaraan melaju di tikungan menurun,” imbuh Kasat.
James menjelaskan, sopir truk sempat berupaya mengendalikan kendaraan dengan membanting setir ke arah kanan. Namun, Truknya justru keluar jalur dan menghantam bangunan di sisi jalan.
“Truk kemudian menabrak Kantor Desa Sisipa dan empat rumah warga, sebelum akhirnya terguling di halaman rumah masyarakat,” katanya.
Akibat kejadian tersebut, sopir truk sempat dilarikan ke RSUD Kota Padangsidimpuan. Sementara itu, kernetnya, APS (41) mengalami luka ringan (LR) dan menjalani perawatan di RS Bhayangkara Batang Toru.
Selain korban jiwa, kecelakaan ini juga menimbulkan kerugian materil yang ditaksir mencapai Rp400 juta. Kerusakan meliputi bangunan kantor desa dan rumah warga yang terdampak langsung oleh hantaman truk.
Mengetahui kejadian itu, Satlantas Polres Tapsel telah melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti berupa satu unit truk tangki, STNK serta SIM B II Umum milik pengemudi.
“Saat ini, kendaraan masih berada di lokasi kejadian menunggu proses evakuasi untuk selanjutnya diamankan di Pos Lantas Batang Toru,” tutupnya.







