Budaya

Purun Sedotan Ramah Lingkungan kearifan Budaya

×

Purun Sedotan Ramah Lingkungan kearifan Budaya

Sebarkan artikel ini

Medan, KoranM24 – Pemanfaatan sedotan berbahan baku plastik sebagai penyumbang limbah di Indonesia, sebagai salah satu negara berpopulasi terbesar di dunia, tercatat ada 93 juta penggunaan sedotan di Indonesia.

Penggunaan sedotan, sebagian terbuat dari plastik yang sulit terurai dan menumpuk menjadi sampah dan menjadi limbah.

Menghindari degradasi lingkungan, sejumlah orang berupaya mencari inovasi sedotan yang ramah lingkungan yang bahan bakunya terbuat dari alam dan tersedia di masyarakat.

Kelompok Usaha Bersama Barokah, Desa Mekar Jaya, Kecamatan Wampu melihat potensi yang ada disekitar desanya dan melakukan inovasi dan mengembangkan produk, serta mengelola kerajinan berbahan baku Daun Purun untuk menjadikannya Sedotan.

Daun purun dikenal memiliki kemampuan mengikat yang kuat dan tidak mudah bocor, sehingga bisa dijadikan sedotan yang ramah lingkungan dan sebagai kearifan budaya.