Deliserdang, KoranM24- Oknum Ketua FKDM Kabupaten Deli Serdang berinisial S diduga melakukan provokasi orang untuk menurunkan Jabatan Prabowo Subianto dari Presiden RI melalui group WhatsApp anggota FKDM Kabupaten Deliserdang, hal ini tersebar dan mengundang reaksi keras dari sejumlah pihak terutama kader partai Gerindra.

Bahkan Wakil Bupati Deliserdang Lom Lom Suwondo yang juga kader partai Gerindra marah dan akan menyampaikan hal ini kepada Bupati Asri Ludin Tambunan untuk diberikan sangsi pencopotan.
” Ya saya suruh bupati copot,” kata Wakil Bupati Lom Lom Suwondo kepada wartawan Rabu (15/7/2026)

Terpisah, Kepala Kesbang Pol Kabupaten Deli Serdang, Kurnia Boloni Sinaga selaku pembina FKDM saat dikonfirmasi KoranM24 via panggilan WhatsApp mengaku kaget melihat postingan dari anggotanya itu dan langsung menghubungi Soelarno dan mempertanyakan hal itu.
” Sudah kita jelaskan permasalahannya,tidak ada unsur kesengajaan,nanti kita panggil yang bersangkutan ” jelas Boloni Sinaga kepada KoranM24.
Namun saat apa sangsi atas hal fatal yang tak boleh dilakukan FKDM selaku bagian dari pemerintahan, Kepala Kesbang Pol Deli Serdang ini menyebut akan segera memanggil oknum Ketua FKDM Deliserdang tersebut.
Sementara terpisah,Ketua Fraksi Gerindra DPRD Deliserdang Muhammad Ilham Pulungan SE, MM menyayangkan adanya dugaan aksi provokasi yang menyuarakan “Turunkan Presiden Prabowo” di sebuah grup WhatsApp (WA) Sekretariat Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Deliserdang.
Ilham Pulungan meminta Bupati Deli Serdang Asri Ludin Tambunan segera mencopot oknum Ketua FKDM Deliserdang inisial S yang mengirim pesan ke grup tersebut.
“Kami sangat menyesalkan adanya pesan dugaan provokasi. Hal ini tidak dapat dibenarkan terlebih yang bersangkutan merupakan tergabung FKDM. FKDM ini dilantik oleh Bupati dan mendapatkan insentif atau gaji yang anggarannya dari APBD,” kata Ketua Fraksi Gerindra DPRD Deliserdang Ilham Pulungan menyikapi beredarnya screenshot (tangkapan layar) pesan Ketua FKDM inisial S ini .
Dalam screenshot yang beredar S diduga menuliskan pesan “Satu Komando Turunkan Prabowo !!!”, S yang membalas pesan sebelumnya yang berisi pesan dampak kelangkaan BBM. “Seluruh Jajaran Antisipasi Semua Kemungkinan yang terjadi Dampak Kelangkaan BBM Dan Potensi Gangguan Wilayah Masing-masing Tetap Setia, Waspada, Satu Komando…!!!
Ilham menegaskan, Bupati Deli Serdang Asri Ludin Tambunan segera melakukan evaluasi dan pencopotan.
“Kami minta Bapak Bupati untuk tidak ragu. Copot saja oknum yang diduga melakukan provokasi itu,” tegas Ilham Pulungan.
Ilham juga menyebut, selain Prabowo Presiden RI juga merupakan Ketua Umum Partai Gerindra sehingga sebagai kader Partai Gerindra Ilham Pulungan merasa tersakiti.
“Presiden Prabowo dipilih rakyat secara demokrasi. Mengkritik boleh, tapi dengan cara yang santun dan sesuai aturan. Kalau provokasi untuk menurunkan, itu sudah melampaui batas, jadi sekali lagi saya tegaskan jangan sakiti Gerindra” kata Ilham Pulungan.
Sementara itu Oknum Ketua FKDM Kabupaten Deliserdang S yang dikonfirmasi KoranM24 Via pesan WhatsApp terkait hal ini menyebut bahwa pesan tersebut dibuat karena kesal menghadapi kelangkaan BBM.
“Menanggapi Kaban sangking kesal menghadapi kelangkaan BBM” jawab S membalas konfirmasi KoranM24.






