Kriminal

Diduga Sudah “Bocor”,Razia THM “Masuk Angin” Tanpa Ada Yang Terjaring

×

Diduga Sudah “Bocor”,Razia THM “Masuk Angin” Tanpa Ada Yang Terjaring

Sebarkan artikel ini


KISARAN – KoranM24 – Polres Asahan bersama Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Asahan, melakukan razia Tempat Hiburan Malam (THM) di Kisaran,Rabu (14/10-2026) sekira pukul 23:46 WIB. Razia yang dilakukan guna menciptakan Kamtibmas dan menekan peredaran narkoba di THM -THM yang kian marak di Kabupaten Asahan.

Namun,aksi razia yang dilakukan itu berakhir tanpa hasil karena diduga telah bocor pada pengusaha THM dan pengunjung penikmat ekstasi. Pasalnya, tidak satupun pelaku kejahatan narkoba atau orang yang mengkonsumsi berhasil diamankan petugas.

Petugas hanya melakukan razia di THM “Vegas Bistro and Karaoke” yang berada di Komplek Ruko Graha Indah Jalan Abdy Satya Kisaran. Sedangkan THM lainnya, seperti Tree, King Bar, Kasih,SN, Tre One dan SS, semuanya tutup karena disinyalir sudah mengetahui adanya razia.

Amatan awak media ini di lapangan,petugas gabungan Kepolisian Polres dan BNNK Asahan tiba dikomplek Graha Kisaran. Para petugas datang dengan mengendarai dua unit mobil patroli, beberapa unit mobil pribadi dan sepedamotor.

Mirisnya,sebelum melakukan pemeriksaan di THM. Petugas berkumpul untuk apel persis dikomlek ruko dekat kawasan THM yang berada sekitar lokasi. Seakan -akan memberikan sinyal pada pengusaha dan pengunjung THM, agar tutup dan pergi karena akan ada razia.

Selanjutnya, setelah apel petugas membentuk dua tim. Satu tim arah depa satu arah belakang komplek ruko Graha Indah. Satu Tim arah Vegas satu Tim arah pakter tuak.

Petugas lalu menyambangi beberapa ruko yang ditenggarai menjadi lokasi dugem,namun semua pintu dalam keadaan tertutup.

Tak berapa lama petugas gabungan melakukan pemeriksaan di Vegas Bistro and Karaoke .Namun petugas tidak menemukan pengunjung didalam ruangan.

Petugas hanya menemukan beberapa orang karyawan dan seorang Disc Jockey (DJ) yang sedang mulai menyetel musik. Mereka diperiksa secara bergantian dan diminta melakukan tes urine ditempat.

Pemeriksaan urine yang dilakukan hasilnya negatif dan tidak ditemukan tanda-tanda mengkonsumsi narkoba. Usai melakukan pemeriksaan beberapa jam petugas meninggalkan lokasi tanpa hasil.

Selanjutnya, tim yang mendangi dan memeriksa warung tuak yang ada musik DJ tersebut. Hanya menemukan dua orang pengunjung yang sedang santai minum tuak.

Kedatangan petugas langsung ke lokasi, hanya memeriksa keduanya. Namun tidak menemukan narkoba atau apapun . Selanjutnya petugas kembali membubarkan diri.

Operasi yang dipimpin langsung Wakapolres Asahan, Kompol Slamet Riyadi SH MH, didampingi Kabagops,Kompol Pittor Gultom SH,Kasat Intel, Kasat Narkoba dan Kasat Lantas diduga btelah diketahui terlebih dahulu oleh pihak tertentu.

“Razianya terkesan ecek-ecek,agar terlihat masyarakat kalau petugas melakukan razia. Padahal pemilik THM sudah tau, makanya pengunjung THM pada sepi dan sebahagian tutup, “ujar Amin Harahap ,salah seorang wartawan media online pada KoranM24.

” Terlihat razia yang terkesan dilaksanakan terpaksa. Karena razianya tidak ada THM yang buka, pengunjung tidak ada. Kayak ecek-ecek razianya,” ujar Manurung salah seorang warga.

Jadikan KoranM24 Sumber Berita Pilihan Kamu
Dapatkan update informasi terkini dan tepercaya langsung di halaman utama Google Kamu.