Kriminal

Operasi Antik Toba 2026, Polres Simalungun Ringkus 53 Tersangka dan Amankan Lebih 1 Kg Narkoba

×

Operasi Antik Toba 2026, Polres Simalungun Ringkus 53 Tersangka dan Amankan Lebih 1 Kg Narkoba

Sebarkan artikel ini
Konferensi pers Operasi Antik Toba 2026 Polres Simalungun (foto: dok/ koranm24)

SIMALUNGUN, KoranM24- Melalui Operasi Antik Toba 2026 sejak 13 Mei hingga 2 Juni 2026, Satresnarkoba Polres Simalungun, berhasil meringkus sebanyak 53 tersangka dan turut mengamankan barang bukti narkotika lebih dari 1 Kg.

Konferensi pers yang digelar pada Rabu (3/6/2026) sekira Pukul 10.00 WIB, di Aula Polres Simalungun itu, dipimpin langsung oleh Wakapolres Simalungun Kompol Imam Alriyuddin, S.H, M.H, mewakili Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang SH, SIK, MM.

Dalam pers rilis itu, Kasat Narkoba AKP Charles Hartono Nababan, S.H, M.H, memaparkan, bahwa data capaian Operasi Antik Toba 2026, selama kurang lebih tiga pekan operasi berlangsung, Sat Narkoba Polres Simalungun, berhasil mengungkap 32 kasus tindak pidana narkotika dengan total 53 orang tersangka.

Selain itu, barang bukti narkotika yang berhasil diamankan terdiri dari ganja seberat 389,56 gram, sabu seberat 535,51 gram, serta ekstasi sebanyak 31,5 butir. Dikatakannya, sebagian barang bukti tersebut telah dikirimkan ke Bidlabfor Polda Sumatera Utara untuk keperluan uji laboratorium forensik. Sedangkan TKP terbanyak tercatat di Kecamatan Bandar, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Kecamatan Siantar, dan Kecamatan Bosar Maligas.

Pencapaian dalam operasi Antik Toba 2026 itu, merupakan yang tertinggi dari tahun-tahun sebelumnya. Pihaknya juga berharap kepada seluruh lapisan masyarakat untuk dapat bekerja sama dalam memberantas narkoba di wilayah Kabupaten Simalungun. Jika mengetahui adanya peredaran narkoba, jangan ragu segera menghubungi Polres Simalungun dan kerahasiaan identitasnya dijamin.

“Namun bisa juga menghubungi 110 atau langsung ke Sat Narkoba Polres Simalungun, sehingga kita bersama dapat menyelamatkan anak bangsa menuju Indonesia Emas 2045, yang terbebas dari narkoba,”kata Charles.

Dia menyebutkan, bahwa keberhasilan itu jauh melampaui target yang telah ditetapkan sebelumnya. Pihaknya diberikan target sebanyak 7 pengungkapan, namun hasilnya jauh melebihi target tersebut.

“Ini adalah capaian terbaik dari tahun-tahun sebelumnya,”jelasnya.

Sejumlah operasi menonjol yang menjadi andalan Sat Narkoba selama periode itu antara lain adalah, pengerebekan dan pembakaran sarang narkoba di Tanah Jawa yang menghasilkan lima tersangka serta 99,74 gram sabu.

Lalu kemudian, pembongkaran jaringan narkoba lintas provinsi dari Aceh–Medan yang berhasil menyita 245 gram sabu dari empat tersangka termasuk bandar pemasok utama, serta penggerebekan serentak dua Tempat Hiburan Malam (THM) dan mengamankan dua orang pengunjung wanita dengan hasil tes urine positif narkoba.

Sedangkan faktor utama yang mendorong keberhasilan operasi itu adalah kolaborasi erat antara personel kepolisian dengan masyarakat serta dipadukan dengan strategi pengembangan jaringan secara terukur.

“Sebagai langkah preventif, Sat Narkoba Polres Simalungun juga aktif bekerja sama dengan BNN dalam melaksanakan penyuluhan ke sekolah-sekolah di wilayah Kabupaten Simalungun,”pungkasnya.