Peristiwa

Utamakan Keselamatan Jiwa, Kapolres Pelabuhan Belawan Tarik Mundur Pasukan, Eksekusi Lahan Helvetia Tertunda

×

Utamakan Keselamatan Jiwa, Kapolres Pelabuhan Belawan Tarik Mundur Pasukan, Eksekusi Lahan Helvetia Tertunda

Sebarkan artikel ini

LABUHAN DELI – Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Aditya S.P. Sembiring, M.Si., S.I.K., mengutamakan keselamatan jiwa dengan menarik mundur personel gabungan saat pengamanan upaya pembacaan eksekusi lahan di Jalan Serba Guna, Desa Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli, Kamis (29/10/2026). Langkah tersebut diambil setelah situasi di lokasi memanas akibat aksi pelemparan batu, botol kaca, dan bom molotov ke arah petugas.

Pengamanan kegiatan tersebut melibatkan personel Polres Pelabuhan Belawan, Dit Samapta Polda Sumatera Utara, Brimob Polda Sumatera Utara, Satpol PP, serta unsur TNI. Namun, kondisi di lapangan yang dinilai berpotensi memicu bentrokan lebih lanjut membuat upaya pembacaan eksekusi belum dapat dilaksanakan.

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Aditya S.P. Sembiring melalui Kabag Ops Kompol Jan Piter Napitupulu, S.H., M.H., menyampaikan bahwa sebelum kegiatan berlangsung, pihak kepolisian telah mengedepankan pendekatan persuasif melalui dialog dan imbauan kepada masyarakat.

Langkah tersebut dilakukan untuk mengajak seluruh pihak menghormati proses hukum yang menjadi dasar pelaksanaan eksekusi serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

“Kami memahami bahwa persoalan lahan menyangkut kepentingan dan perasaan banyak pihak. Karena itu, kami berupaya membangun komunikasi dan memberikan imbauan agar kegiatan dapat berjalan dengan aman. Namun, ketika situasi berkembang dan keselamatan personel maupun masyarakat terancam, langkah pencegahan harus diambil. Keselamatan jiwa tidak boleh diabaikan,” ujar Kompol Jan Piter menyampaikan pesan Kapolres.

Dalam insiden tersebut, empat personel kepolisian dilaporkan mengalami luka-luka. Mereka masing-masing Aipda Ardiansyah Putra NST dari Polres Pelabuhan Belawan, yang mengalami luka bakar pada bagian punggung belakang; Bripda Ridho Damanik dari unsur Sabhara Polda Sumatera Utara, yang mengalami luka pada bibir bawah akibat lemparan botol; Bripda Nicholas dari unsur Sabhara Polda Sumatera Utara, yang mengalami cedera pada lengan setelah terkena lemparan batu dan terjatuh ke parit; serta Bharada Saol Sitepu dari unsur Brimob Polda Sumatera Utara, yang mengalami luka akibat lemparan dan terjatuh, disertai kondisi tekanan darah rendah.

Melihat situasi yang semakin berisiko, personel gabungan kemudian ditarik mundur untuk menghindari bentrokan lanjutan dan mencegah bertambahnya korban, baik dari kalangan petugas maupun masyarakat. Dengan demikian, upaya pembacaan eksekusi lahan pada hari itu belum dapat dilanjutkan.

Kompol Jan Piter menegaskan, penarikan personel merupakan langkah antisipatif untuk mengendalikan situasi, bukan berarti mengabaikan proses hukum yang sedang berjalan. Pelaksanaan selanjutnya perlu dilakukan melalui koordinasi dengan pihak-pihak berwenang dengan tetap mempertimbangkan kondisi keamanan di lapangan.

“Penegakan hukum harus berjalan dengan tetap memperhatikan nilai-nilai kemanusiaan. Kami tidak ingin persoalan ini menimbulkan lebih banyak korban. Kami mengajak seluruh pihak untuk menahan diri, menghindari tindakan kekerasan, dan menyampaikan keberatan melalui jalur hukum yang tersedia,” tegasnya.

Polres Pelabuhan Belawan mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, serta menghindari tindakan yang dapat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain. Masyarakat juga diharapkan dapat menyampaikan keberatan melalui mekanisme hukum yang berlaku.

Kepolisian berharap seluruh pihak dapat mengedepankan dialog dan menahan diri agar situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif. Dengan mengutamakan keselamatan jiwa serta menghormati proses hukum, persoalan lahan tersebut diharapkan dapat ditangani secara bertanggung jawab tanpa menimbulkan korban lebih lanjut.

Jadikan KoranM24 Sumber Berita Pilihan Kamu
Dapatkan update informasi terkini dan tepercaya langsung di halaman utama Google Kamu.