DELISERDANG, Koran M24 – Demi keselamatan serta menghindari pelanggaran, personel TNI AL, berpatroli digaris perbatasan laut dan menertibkan para nelayan asal Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deliserdang yang nekat mencari ikan di alur Internasional Selat Malaka berbatasan dengan Malaysia.
Petugas menghimbau para nelayan dari Kecamatan Pantai Labu, Percut dan Belawan, agar mereka untuk pulang dan tidak lagi mencari ikan di alur laut Internasional apa lagi sampai perairan wilayah Malaysia.
“Kita minta para nelayan Pantai Labu, kembali dan tidak lagi melakukan pencarian ikan di alur Internasional apa lagi ke perairan Malaysia, ini untuk keselamatan dan menghindari pelanggaran,”sebut salah satu petugas TNI AL, Kamis(30/4/2026).
Kodaeral I Koordinasikan Evakuasi Tiga Nelayan Korban Tenggelamnya KM El Rayyan di Selat Malaka
Para nelayan yang sedang menabur jaring dan memancing di alur Internasional itu langsung diminta menggulung jaring mereka dan digiring masuk kembali ke perairan Indonesia. Tak hanya nelayan Pantai Labu, tapi juga ada Nelayan dari Belawan.
Sementara menurut Jumin, salah satu Nelayan Pantai Labu, mengatakan mereka terpaksa melakukan pencarian ikan di alur Internasional karena posisi ikan berdasarkan pelacakan mereka tak tentu.
“Kitakan melacak ikan tak tentu lokasi, kadang namanya dilaut perbatasan kita tak perhatikan, tapi kita tak menyangkal kalau sebagian nelayan Pantai Labu, memang ada yang nekat lewat batas ke perairan Malaysia, makanya sering tertangkap,”ucapnya.
Jumin menyebutkan, untuk mencari ikan diperairan Pantai Labu, itu cukup sulit sekarang karena bagi nelayan tradisional tak lagi bisa bersaing dengan kapal-kapal besar dari Belawan dengan alat tangkap yang lebih baik begitu juga pukat-pukat trol.
JEMPUT NYAWA DI TENGAH HEMPASAN GELOMBANG PERBATASAN : KRI TORANI-860 SELAMATKAN TIGA NELAYAN
“Sulit kita kalau hanya bertahan mencari ikan diperairan Pantai Labu, kapal kapal pukat dari Belawan, Batu Bara itu sudah menyapu semua ikan dipesisir, beradu keberuntungan lah kita kalau dilaut ini,”kata Jumin.






