Deli SerdangDaerah

Proyek Tali Air Rp1,5 M Diduga Mangkrak Makan Korban. Pelajar Tertusuk Besi

×

Proyek Tali Air Rp1,5 M Diduga Mangkrak Makan Korban. Pelajar Tertusuk Besi

Sebarkan artikel ini
Kepala Sekolah SMP Perguruan PAB Wilayah 1 Lubukpakam, Faridah Br Saragih saat memperlihatkan proyek gorong gorong yang mangkrak.

Deliserdang,KoranM24-Pekerjaan proyek gorong gorong (tali air ) milik Dinas PU Deliserdang diduga mangkrak terletak di pekarangan sekolah SMP Perguruan PAB Wilayah 1 Lubukpakam, yang berada Jalan Pantai Labu, Dusun Sadar Barat, Desa Sekip, Kecamatan Lubukpakam Kabupaten Deliserdang. Akibat proyek mangkrak tersebut seorang pelajar kelas 9 SMP berinisal ZI terjebur menjadi korban akibatnya bagian kepala pelajar tersebut terluka tertusuk besi.

seorang pelajar yang terluka kepalanya akibat terjatuh di proyek Tali air tersebut.

Hal itu dibenarkan Kepala Sekolah SMP Perguruan PAB Wilayah 1 Lubukpakam, Faridah Br Saragih, SPd, MPd, Jumat (17/7/2026) saat di konfirmasi wartawan.

Dijelaskannya, peristiwa yang menyebabkan adanya korban yang dialami siswanya itu bermula ketika siswa kelas 9 mengikuti mata pelajaran olahraga.

“Mereka (siswa, red) main Kasti. Pas bolanya masuk ke semak dengan bergelinding, korban lari untuk mengambil bola namun kepleset dan jatuh,kepala si ZI kena ujung besi gorong gorong tu pak dan mengeluarkan darah cukup banyak,”kata Faridah menceritakan peristiwa gorong gorong terbengkalai memakan korban.

Akibat peristiwa berdarah tersebut, orang tua siswa mendatangi dan meminta pertanggung jawaban. Pihak sekolah menanggung biaya perobatan korban karena kejadiannya diareal sekolah.

“Kami bawalah berobat Pak. Kejadianya disekolah kami, tak ada datang dari pihak kontraktor maupun dinas terkait. Akibat pekerjaan yang terlantar ini siswa kami jadi korban,” sebut Faridah dengan nada kecewa.

Kembali dijelaskan Faridah, pada Desember tahun 2025 lalu, Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kabupaten Deli Serdang melakukan perbaikan gorong gorong yang berada di perkarangan sekolah. Disebutkan, bawa gorong gorong yang ada saat ini sudah tidak mampu menampung debet air, terutama disaat hujan. Maka dilakukan perbaikan untuk memperbesar gorong gorong yang ada.

“Gorong gorong yang lama kecil, bila hujan akan membanjiri rumah warga. Komplek sekolah tak banjir, tapi kini sekolah kami uda mirip kubangan dan banyak kali lobang bekas galian dibiarkan terbuka,” keluh Faridah.

Padahal pihak kontraktornya berjanji akan segera secepatnya menyelesaikan perkerjaan perbaikan gorong gorong namun janji tersebut tidak pernah terealisasi hingga sampai saat ini.”Janji secepatnya diselesaikan tetapi nyatanya cuma janji kosong. Membuat sekolah kami jadi seperti habis diterjang banjir bandang, lobang lobang masih menganga ,besi besi menjulur, membahayakan bagi anak anak didik kami,”ungkap Faridah dengan nada kesal.

Sementara itu, Kepala Dinas PU Deliserdang Janso Sipahutar saat di konfirmasi KoranM24 via pesan WhatsApp Sabtu (18/7/2026) belum menjawab terkait proyek Tali air atau gorong gorong yang berada di Desa Sekip tersebut.

Informasi dihimpun Wartawan, proyek tersebut disebut sebut masih masa pelelangan (tender) dengan anggaran tahun 2026 sebesar Rp 1,5 M. Hingga kini KoranM24 belum mengetahui siapa (kontraktor ) yang mengerjakan proyek tersebut.