Kriminal

Polres Dairi, Dalami Motif 2 Bocah Kakak dan Adik Diduga Jadi Korban Penyiksaan

×

Polres Dairi, Dalami Motif 2 Bocah Kakak dan Adik Diduga Jadi Korban Penyiksaan

Sebarkan artikel ini
foto: dok/koranm24

DAIRI, KoranM24- Terkait video viral di media sosial (medsos), terkait dua bocah merupakan kakak dan adik yang diduga menjadi korban penyiksaan oleh bibinya, kini pihak Polres Dairi, tengah melakukan penyelidikan dan mendalami motif kasus tersebut.

Bocah berinisial AGP (7) ditemukan oleh warga di Jalan Merdeka, tepatnya di belakang Gedung Nasional Djauli Manik, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi. Warga mendapati kondisi yang sangat memprihatinkan pada bagian wajah dan disekujur tubuh AGP, hingga akhirnya menjadi viral di media sosial (medsos).

Unit PPA Sat Reskrim, Polres Dairi, menerima laporan itu, bersama Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak Kabupaten Dairi, langsung bergerak cepat menyelamatkan AGP.

Meskipun proses penyelamatan itu sejenak sempat terkendala dikarena seorang wanita berinisial RS (52) melarang petugas untuk membawa AGP, namun akhirnya petugas berhasil membawa AGP, ke Rumaha Sakit Umum Daerah (RSUD) Sidikalang, guna mendapatkan pertolongan medis.

Kepada wartawan, Kasi Humas Polres Dairi, AKP Syahril Ramadhan mengatakan, saat ini kondisi AGP, sedang dalam penanganan tim medis di RSUD Sidikalang, dan kini polisi terus memantau proses penyembuhannya.

“Saat ini AGP, sudah menjalani perawatan medis di RSUD Sidikalang, dan kondisinya sudah mulai stabil,”terang Syahril, Jumat (21/8/2026)

Dikatakannya, berdasarkan hasil pendekatan secara intens, AGP menceritakan bahwa wanita berinisial RS tersebut merupakan ‘Mak tua’ (bibi) dari AGP, dan diduga AGP, kerap mendapat tindakan kekerasan fisik.

“RS merupakan wanita yang paling ditakuti oleh AGP, sehingga si anak takut untuk melapor tentang apa yang sudah dialaminya,”jelasnya.

Sementara, berdasarkan hasil pemeriksaan visum, terdapat luka pada bagian bibir, luka lebam pada bagian tangan kiri serta terdapat luka yang sudah bernanah, dan kaki kanan juga terdapat luka yang sudah bernanah.

Dari keterangan AGP pula, diketahui bahwa sang adik berinisial AP (6) juga mengalami luka-luka yang disebabkan oleh RS. Sehingga, terdapat 2 korban dalam kasus tersebut.

Saat ini RS, sudah dibawa ke Sat Reskrim Polres Dairi, guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Sedangkan dua bocah tersebut AGP dan AP, sudah mendapat perawatan medis di RSUD Sidikalang.

“Terkait motif dan bagaimana kronologi kekerasan tersebut, sedang didalami oleh Unit PPA Polres Dairi, kita tunggu saja dulu hasilnya ya,”pungkas Syahril.