Budaya

Negeri Andalas, Pulau Harapan di Tanah Sumatera

×

Negeri Andalas, Pulau Harapan di Tanah Sumatera

Sebarkan artikel ini

Medan, KoranM24 – Penamaan negeri dimasa lampau, memiliki makna yang terkandung di dalamnya, diantaranya penamaan Pulau Sumatera, dalam catatan sejarah disebut sebagai Pulau Andalas.

Nama Andalas sendiri merupakan tergolong jenis kayu besar yang dikenal oleh masyarakat Minang sebagai kayu yang berkualitas tinggi. Pohon Andalas sering disebut Jati Sumatra, karena memiliki kayu yang kuat. Masyarakat Minangkabau dulunya sering memanfaatkan kayu Andalas sebagai bahan pembangunan Rumah Gadang.

Nama Sumatera, pertama kali menyebutkan dengan nama Sumatra, berasal dari gelar seorang Raja Sriwijaya, Haji Sumatrabhumi (Raja Tanah Sumatra berdasarkan berita China, dirinya mengirimkan utusan ke China pada tahun 1017). Pendapat lain menyebutkan nama Sumatra berasal dari nama Samudra Pasai, kerajaan di Aceh pada Abad ke-13 dan 14.

Dalam berbagai prasasti, Sumatra disebut juga Pulau Sumatera, dalam kitab Kertagama tertulis,Pulau Sumatera dalam bahasa Sansekerta disebut Suwarnadwipa atau Suwarnabhumi yang bermakna Pulau Emas.

Tidak dapat dipungkiri negeri Andalas sebagai pulau harapan dengan sumber daya alam yang berlimpah, baik pertambangan, nineral, Perkebunan, hingga hasil laut dan keanekaragaman hayati, menjadi tujuan dari beberapa negara ber penghidupan di negeri Andalas.

Nama Andalas sebagai simbol kejayaan, disematkan pada Industri semen yang berada di Lok Ngah, Nanggroe Aceh Darussalam, dengan nama semen Andalas, sedangkan di Provinsi Sumatera Barat, nama Andalas disematkan pada Universitas yang terletak di Kota Padang, salah satu universitas tertua di luar Pulau Jawa yang dibuka secara resmi pada tanggal 23 Desember 1955 oleh Wakil Presiden Mohammad Hattaengan dengan nama Universitas Andalas.