Deliserdang, KoranM24 – Masyarakat Kecamatan Lubukpakam Kabupaten Deliserdang menjerit terkait kenaikan harga Oli untuk mesin Sepeda Motor. Kenaikan harga Oli inipun berkisar naik hingga 40 persen.
Desy warga Jalan Sudirman Kecamatan Lubukpakam Kabupaten Deliserdang terkejut dengan kenaikan harga Oli yang begitu mahal. Saat ia melakukan pengisian oli di salah satu bengkel di Kota Lubukpakam terkejut dengan harga oli tersebut.
“Saya pikir saya di bohongin bang , kok mahal kali harganya , biasa saya ngiso Oli kreta (sepeda motor) saya ini cuma Rp.55.000 ini sama ongkos mekaniknya , ini Rp. 70 ribu lebih sama ongkos mekaniknya, saya tanya kembali kepada pemilik bengkel tersebut bahwa semua harga Oli naik merek apapun ” kata Desi saat diwawancarai KoranM24.
Ia yang berprofesi pedagang nasi di depan Mapolres Deliserdang ini sangat berharap kepada Pemerintah agar menurunkan harga Oli karena sangat memberatkan warga kurang mampu.
” Ia bang semua semua Uda serba mahal semua naik, minyak makan dan sembakopun naik harganya bang gara gara perang di timur tengah mungkin , ya saya berharap pemerintah bisa menurunkan harga Oli mesin kendaraan ini bang ” harap Desi
Sementara itu salah satu warga desa Sekip Kecamatan Lubukpakam, Dana pun terkejut saat mendengar harga Oli yang sangat mahal. Ia mengetahui hal ini saat melakukan service sepeda motor nya di salah satu toko penjual sperpat sepeda motor di jalan Sutomo Lubukpakam.
” Biasa saya servis dua sepeda motor saya habis Rp. 200 ribu lebih aja bang , ini Rp. 400 ribu an saya habis , kata pemilik toko sperpat nya semua harga Oli naik , kalau saya pakai merek yang mahal kemarin itu Rp.70 ribu harga nya sekarang sudah Rp.90 ribu harga olinya bang, saya berharap pemerintah bisa mendengarnya keluhan warga ini terkait tingginya harga oli mesin” harap Dana.
Sedangkan salah satu pegawai penjual sperpat onderdil sepeda motor di jalan Sutomo Lubukpakam membenarkan harga seluruh merek Oli naik drastis.
” Semua jenis oli bang naik gak tau gara gara apa naiknya bang, Uda beberapa bulan yang lalu naiknya bang, mungkin akibat perang di timur tengah itu lah bang, makannya kami kalau ada pelanggan yang mau beli oli dan ganti oli , kami beritahu bahwa harga oli naik , ya kalau harapan kami harga oli kembali normal lah bang ” sebut salah satu pegawai toko penjual sperpat tersebut.






