KriminalMedan

Kodaeral I Belawan, Gagalkan Aktivitas Penyalahguna Narkoba Atas Kapal, Tengah Laut

×

Kodaeral I Belawan, Gagalkan Aktivitas Penyalahguna Narkoba Atas Kapal, Tengah Laut

Sebarkan artikel ini
Petugas TNI AL Kodaeral I Belawan, melakukan pemeriksaan terhadap kapal KM Aries Indo XVIII (foto: dok/koranm24)

MEDAN, KoranM24- Komando Daerah Angkatan Laut I (Kodaeral I) Belawan, kembali menggagalkan aktivitas penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu diatas kapal ditengah laut. Dalam kegiatan patroli itu, 1 unit kapal KM Aries Indo XVIII dan 6 orang diduga positif narkoba diamankan.

Informasi yang dihimpun, pengamanan itu bermula ketika KRI Imam Bonjol-383 sedang melaksanakan pemeriksaan dan penegakan hukum di laut pada posisi 04°10’000″ U–098°31’000″ T, wilayah perairan utara Pulau Pusung, terhadap keberadaan kapal ikan yang berlayar dari Belawan, menuju kawasan penangkapan ikan (Fishing Ground), pada Kamis 11 Juni 2026 sekira Pukul 03.15 WIB.

Sejumlah awak kapal KM Aries Indo XVIII, diamankan petugas TNI AL Kodaeral I Belawan (foto: Ist/koranm24)

Disitu prajurit TNI AL, mencurigai 1 unit kapal KM Aries Indo XVIII, dan kemudian petugas melakukan penggeledahan. Alhasil petugas menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika.

Adapun barang temuan itu diantaranya, 47 pcs plastik klip kecil diduga bekas sabu-sabu, 1 plastik klip berisi sabu, 3 alat isap (bong), 4 mancis dan 4 botol bong plastik. Sejumlah temuan itu, sehingga memperkuat dugaan adanya aktivitas penyalahgunaan narkoba diatas kapal selama beroperasi ditengah laut.

‎Dari hasil interogasi awal, 6 orang awak kapal mengakui telah mengkonsumsi narkotika jenis sabu-sabu selama melaksanakan kegiatan penangkapan ikan ditengah laut. Pengakuan itu semakin menguatkan dugaan adanya pelanggaran hukum yang terjadi diatas kapal dan menjadi dasar bagi aparat untuk melaksanakan proses penyelidikan serta penyidikan guna mengungkap sumber dan jaringan yang terlibat.

‎Sebagai tindak lanjut, KRI Imam Bonjol-383 mengawal KM Aries Indo XVIII menuju Markas Komando (Mako) Kodaeral I Belawan, untuk dilakukan proses pemeriksaan lebih lanjut.