Budaya

Kampung Glugur dan Bengkel Produksi Meriam Pada Masa Perang Kemerdekaan

×

Kampung Glugur dan Bengkel Produksi Meriam Pada Masa Perang Kemerdekaan

Sebarkan artikel ini

Medan,KoranM24-Rumah panggung yang berbilang zaman, masih dapat ditemui di Kampung Glugur, dimana merupakan pusat perkotaan dengan dilintasi Sungai Deli.

Perkampungan tersebut, pada masa Kesultanan Deli ditempati oleh keturunan dari Tengku Muhammad Ghulam Zafir Bahadur, dari keluarga beliau menjabat sebagai Kepala Kampung pada masa Kesultanan Deli.

Wilayah Glugur yang sekarang sesuai dengan kemajuan Kota, menjadi Kelurahan Glugur Kota, beberapa Areal yang ada di Kampung Glugur memiliki sejarah, diantaranya Perumahan karyawan PT. SOCFINDO, merupakan bekas Kebun Binatang dan ditumbuhi pepohonan rindang yang sudah beratus tahun umurnya, serta bentuk rumah tersebut masih terlihat arsitektur bangunan lama.

Disekitar areal, terdapat perbengkelan yang memiliki sejarah panjang yakni PT ATMINDO, kini sudah berpindah lokasi, namun memiliki sejarah sebagai bengkel yang memproduksi meriam pada perang kemerdekaan, hal ini dapat dilihat di Museum Angkatan Bersenjata, terdapat beberapa meriam buatan PT ATMINDO.

Kantor pemerintahan Glugur yang berstatus Kelurahan, merupakan Balai Pertemuan Masyarakat Kampung pada masa dahulu dan kini bangunan tersebut telah di pugar, berada disekitar wilayah padat penduduk, dimana pada masa itu, Kepala Kampung dipimpin oleh Tengku Muhammad Saleh.