Peristiwa

Diduga Over Dosis, Wanita Cantik Tewas di THM Room Private

×

Diduga Over Dosis, Wanita Cantik Tewas di THM Room Private

Sebarkan artikel ini

KISARAN – KoranM24 – Seorang wanita cantik tewas diduga karena Over Dosis (OD) setelah menkonsumsi pil ekstasi disalah satu Tempat Hiburan Malam (THM) Room Private Neta Salon,yang berada Komplek Pertokoan Graha Indah Jalan Abdi Satya Kelurahan Sei Renggas Kecamatan Kisaran Barat Kabupaten Asahan, Senin (12/10/20206).

Wanita yang bernama WA (30) warga Jalan Pakis Lingkungan VIII, Kelurahan Siumbut Baru, Kecamatan Kota Kisaran Timur, Asahan itu, tewas setelah dibawa ke Rumah Sakit BM Kisaran untuk perawatan medis. Namun, sampai dirumah sakit swasta itu,nyawa korban tidak dapat diselamatkan.

Informasi yang diperoleh wartawan dilapangan menyebutkan, awalnya wanita yang bekerja sebagai LC tersebut bersama teman dan tamunya ini sedang karoekean ditempat hiburan malam Neta Salon yang berada di Komplek Ruko Graha Indah Kisaran. Setelah dilokasi, wanita tersebut sempat terjatuh di toilet.

Namun, penyebab over dosis yang mengakibatkan kematian wanita itu belum diketahui secara pasti. Apakah mengkonsumsi obat terlarang atau minuman Penyebab kematian wanita itu belum dapat kepastian.

Sedangkan jenajah korban, informasinya dibawa ke Rumah Sakit Tebingtinggi, untuk dilakukan autopsi.

Terpisah, Kapolsek Kota Kisaran, IPTU Riki Hamdani SE,MM ketika dikonfirmasi KoranM24, Senin (12/10/2026) sekira pukul 16:13 WIB melalui whatsApp, membenarkan adanya seorang wanita yang tewas di tempat Salon Neta di Komplek Ruko Graha indah Kisaran

“Benar ada seorang wanita tewas di THM Room Private Neta Salon tadi pagi. Namun, penangan kasusnya pada unit Jatanras Polres Asahan. Bukan Polsek Kota Kisaran. Coba langsung aja ke Jantras Bro, ” ujar Riki Hamdani.

Saat ditanya kenapa di TKP tidak dipasang police line oleh polisi, perwira garis dua emas dipundak mengaku bukan pihaknya yang menangani.jadi tidak mengetahui hal tersebut.

“Kalau TKP tidak dilakukan police line. Saya tidak monitor Bro. Kalau untuk kepentingan media, langsung aja ke unit Jatanras.Karena Penyelidikan dan penyidikan di Polres Asahan, ” tegasnya.

Sementara,Kanit Jatanras Polres Asahan, IPDA Rafi Kurnia Putra yang dikonfirmasi wartawan, Senin (12/10/2026) sekira pukul 16:13 WIB meelalui WhatsApp, tidak mengangkat telpon masuk,walau ponselnya berdering. Begitu juga pesan masuk, tidak dibalas.

Begitu juga dengan Kapolres Asahan, AKBP Adi Dharma Pramudhita SH, SIK, M.Sc, IT, ketika dikonfirmasi wartawan,tidak menjawab konfirmasi yang dikirim.

Jadikan KoranM24 Sumber Berita Pilihan Kamu
Dapatkan update informasi terkini dan tepercaya langsung di halaman utama Google Kamu.