Kriminal

Bertahun Jud Togel AJ Berkibar Bagai Raja di Empat Kecamatan, GNPF Ulama Sumut Minta Polisi Proaktif

×

Bertahun Jud Togel AJ Berkibar Bagai Raja di Empat Kecamatan, GNPF Ulama Sumut Minta Polisi Proaktif

Sebarkan artikel ini

Medan,KoranM24-Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama Sumut, H Aidan Nazwir Panggabean memberikan tanggapan terkait dugaan praktik perjudian togel (toto gelap) logo AJ bebas beroperasi bertahun-tahun di empat kecamatan wilayah hukum Polrestabes Medan, Minggu (31/5/2026).

Kuat dugaan perjudian togel AJ disebut-sebut King atau Raja di empat kecamatan, yakni Pancur Batu, Kutalimbaru, Tuntungan dan Sunggal

Ketua GNPF Ulama Sumut, H Aidan Nazwir mengatakan setiap bentuk perjudian, dapat merusak tatanan sosial kemasyarakatan, sendi-sendi perekonomian dan sekaligus menjadi pemicu tumbuh berkembangnya tindak pidana atau pun kriminal adalah terlarang dan melanggar hukum yang berlaku di negeri ini.

“Oleh karena nya, sebelum dampak buruk akibat perjudian tersebut terjadi dan berkembang di masyarakat, kita berharap aparat kepolisian sebagai lembaga yang diberi kewenangan oleh negara dalam hal penegakan hukum harus segera proaktif dalam bertindak, janganlah menunggu pengaduan masyarakat terlebih dahulu baru melakukan penindakan,” pungkasnya.

Bermula fakta mengejutkan terungkap ke permukaan: sebuah jaringan judi togel bermerek AJ ternyata menjadi salah satu operasi perjudian terbesar di wilayah hukum Polrestabes Medan.

Jaringan ini diketahui telah menguasai dan mendominasi aktivitas di empat kecamatan strategis, yakni Pancur Batu, Kutalimbaru, Tuntungan, dan Sunggal, termasuk kawasan Sei Mencirim.

Yang paling memprihatinkan, praktik ilegal ini berjalan bebas dan tak tersentuh hukum selama bertahun-tahun, seolah mendapatkan perlindungan tak tertulis.

Keberadaan judi togel AJ ini bukanlah rahasia lagi bagi masyarakat setempat. Bahkan, lokasi operasinya sangat terbuka dan mudah ditemukan—hampir setiap warung kopi di wilayah tersebut dijadikan basis kegiatan perjudian