Medan

Lagu Siti Mawarni Harapan Mendukung Pemberantasan Narkoba, Amin: Sangat Apresiasi Kinerja Polres di Labuhan Batu

×

Lagu Siti Mawarni Harapan Mendukung Pemberantasan Narkoba, Amin: Sangat Apresiasi Kinerja Polres di Labuhan Batu

Sebarkan artikel ini

MEDAN, Koran M24 — Sebuah lirik lagu yang telah diubah aransemennya sempat viral dan menghebohkan Kota Labuhan Batu. Padahal dalam beberapa minggu terakhir, lagu tersebut cukup menjadi perhatian rakyat Indonesia. Secara nasional, bahkan tidak asing bagi telinga para pegiat media sosial.
Amatan wartawan, Senin (27/04/2026), cerita perihal lagu ini berseliweran di sejumlah kanal You Tube dan beberapa media online. Tentu, juga yang paling berdampak adalah kota dimana dalam lirik lagu, tokoh yang disebutkan juga berasal dari Labuhan Batu. Apakah lantas lagu ini menyasar pada keberadaan para bandar yang ada di Labuhan Batu, akibat terlalu marak? Simak lirik lagu dan penjelasan langsung dari sang arranger.

Siti Siti Mawarni ya Incek…
Anak Labuhan Batu…
Siti Siti Mawarni ya Incek…
Binti yahya Solehudin…
Kalau ada orang yang nyabu ya Allah…
Cepat kasih asapnya…
Sabu banyak di Sumut ya Incek…
Bandar sabu kaya semua…
Kalau yang ber genk, sabu ya AlIah…
Cepat cabut nyawanya…
Kalau tak dimatikan ya Allah…
Rakyat kita rusak semua…
Kalau tak dimatikan ya Allah…
Bandar sabu kaya semua…
Amin Wahyudi Harahap, pria yang mengaku telah mengaransemen lagu yang berjudul asli Siti Fatimah menjadi Siti Mawarni, mengatakan, kalau lagu aslinya itu berjudul Siti Fatimah.
Menurut Amin, dia menyusun, mengubah dan menata ulang lagu atau komposisi musik yang sudah ada menjadi versi baru yang lebih harmonis, menarik dan utuh. Seiring munculnya lagu Siti Mawarni, muncul pula beragam pertanyaan di media sosial Amin, yang menanyakan siapa Siti Mawarni. Apakah bandar narkoba atau apa?

“Jadi ini perlu dijelaskan bahwa Siti Mawarni itu adalah tokoh fiktif untuk menggantikan nama Siti Fatimah di dalam lagu,” ungkap Amin dalam akun Facebook nya menjawab banyak pertanyaan di media sosial, yang dilihat wartawan, Senin (27/04/2026).
Amin mengatakan, rasanya tak elok jika nama Siti Fatimah itu disandingkan dengan lirik tentang narkoba. Maka, Amin mencari satu nama, Siti Mawarni untuk menggantikan nama Siti Fatimah.
“Siti Fatimah menjadi Siti Mawarni. Lalu saya cari nama ayahnya, binti Yahya Solehuddin. Jadi semua nama itu merupakan tokoh fiktif untuk untuk mendukung lagu,” papar Amin.
Tetapi lagu tersebut memang, kata Amin, bagaimana harapan kedepan bisa mendukung untuk memberantas narkoba.

“Dan sampai saat ini saya sangat mengapresiasi kinerja Polres di Labuhanbatu. Karena saat itu kita membuat lagu itu secara instan, bagaimana, apalagi kita buka-buka medsos, banyak kali narkoba, banyak kali narkoba. Jadi, cara itu tadi, buat lagu aja deh,” ungkap Amin.
Artinya, kata Amin lagu itu dibuat untuk secara nasional. Apalagi, karena dirinya orang Sumut, maka dibuatlah Siti Mawarni orang Labuhan Batu.
“Karena saya juga orang Labuhan Batu. Kira-kira begitu teman-teman,” tutupnya. (red)

Jadikan KoranM24 Sumber Berita Pilihan Kamu

Dapatkan update informasi terkini dan tepercaya langsung di halaman utama Google Kamu.