Kriminal

Markas Narkoba di Tembung Digerebek Polisi, Tiga Orang Berikut Sabu dan Ganja Serta Senapan Angin dan Sajam Diamankan

×

Markas Narkoba di Tembung Digerebek Polisi, Tiga Orang Berikut Sabu dan Ganja Serta Senapan Angin dan Sajam Diamankan

Sebarkan artikel ini
Polisi menemukan barang bukti narkoba di lokasi penggerebekan (foto:Ist/koranm24)

DELI SERDANG, KoranM24- Personel Satresnarkoba Polrestabes Medan, menggerebek markas narkoba dibantaran rel kereta api Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang pada Sabtu (8/8/2026) sore.

Penggerebekan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Resnarkoba Polrestabes Medan, AKBP Rafli Yusuf Nugraha, SH, SIK, MIP, serta melibatkan personel gabungan.

Sesampainya di lokasi, petugas langsung meringsek masuk ke areal bantaran rel kereta api untuk mengepung para pelaku narkoba. Alhasil, usaha itu pun akhirnya membuahkan hasil dan polisi berhasil meringkus tiga orang pelaku yang satu diantaranya merupakan pengedar narkoba.

“Kami amankan 3 orang yang memiliki peran mulai dari pengguna, pengedar, hingga aktor intelektual dibalik sarang narkoba ini,”kata Rafli, Minggu (9/8/2026) sore.

Disebutkannya, selain meringkus tiga orang pelaku itu, personel gabungan juga turut mengamankan barang bukti narkoba yakni, sebanyak 3 kilogram ganja, yang diamankan dari barak-barak narkoba. Barang bukti tersebut ada yang sudah dikemas menjadi paket siap edar, dan ganja yang masih berbentuk bal.

Selain ganja, barang bukti narkoba lain yakni sejumlah paket sabu siap edar dan puluhan alat hisap, polisi juga mengamankan 2 pucuk senapan angin dan belasan senjata tajam dalam penggerebekan tersebut.

“Ada sekitar 3 kilogram ganja kami sita dan sejumlah barang bukti narkoba lain. Kami juga menyita 2 pucuk senapan angin, dan belasan senjata tajam, yang kami paham betul ini akan digunakan untuk menyerang petugas,”terang Rafli.

Dikatakannya, dalam penggerebekan itu, petugas kepolisian sempat mendapat perlawanan dari warga yang diduga bagian dari sindikat narkoba.

Dilokasi, petugas tak luput dilempari batu oleh sejumlah warga, meskipun akhirnya petugas berhasil mengendalikan keadaan dengan meletuskan sejumlah tembakan peringatan ke udara.

“Untuk masuk ke lokasi itidak mudah, personel harus melewati gang sempit dan bahkan harus menaiki tangga karena barak narkoba terletak di bantaran rel kereta. Kami juga sempat diserang oknum warga, meskipun akhirnya kami berhasil mengendalikan keadaan,”jelasnya.

Agar praktek serupa tidak terulang, tim gabungan kemudian menghancurkan dan membakar seluruh barak narkoba yang ada. Petugas, memastikan akan mengawasi tempat ini, dan penegakan hukum serupa dipastikan akan kembali dilakukan jika praktek jual beli narkoba kembali ditemukan.

“Kami berkomitmen untuk seluruh pelaku baik pengedar maupun bandar, dan seluruh jaringan akan kami putus, dan hukum akan tetap kami tegakkan,”pungkasnya.