Kriminal

Kapolri dan Kapolda Sumut Harus Tau ! Togel Di Wilkum Polres Langkat Bebas Tanpa Hambatan. Masyarakat menduga karpet merah diberikan.

×

Kapolri dan Kapolda Sumut Harus Tau ! Togel Di Wilkum Polres Langkat Bebas Tanpa Hambatan. Masyarakat menduga karpet merah diberikan.

Sebarkan artikel ini

Langkat,KoranM24-Hasil investigasi yang dilakukan, praktik perjudian jenis Toto Gelap (Togel) terlihat marak di kawasan Sekitar Gohor, Bukit Dinding Kecamatan Wampu , Stabat, lalu di Pangkalan Brandan dan lainnya.

Praktik perjudian jenis Toto Gelap tersebut sudah lama beroperasi dan tidak pernah disentuh oleh Aparat Penegak Hukum (APH), sehingga ada dugaan Polres Langkat memberikan karpet merah terhadap perjudian togel itu.

Salah satu warga di Kecamatan Stabat, Siti (45) mengatakan bahwa warga di Kabupaten Langkat khususnya Kecamatan Stabat sudah sangat resah dengan adanya praktik perjudian jenis Toto Gelap (Togel) karena mengancam keharmonisan dan ketenangan lingkungannya.

“Judi jenis togel di wilayah Sekitar Gohor, Bukit Dinding Kecamatan Wampu , Stabat, lalu di Pangkalan Brandan dan lainnya sudah lama beroperasi, para juru tulis (jurtul) togel disini tidak pernah tersentuh hukum” ucapnya, Minggu (9/8/2026).

Bukan itu saja, ia menjelaskan bahwa akibat adanya perjudian tersebut diwilayahnya berdampak negatif terutama bagi para remaja.

“Sudah banyak orangtua atau istri yang mengeluh akibat suami/ selalu melakukan apapun demi memuaskan rasa penasaran nya menebak angka togel tersebut, menurut informasi untuk wilayah Kecamatan Wampu, Stabat dan bagian Hulu peredaran togel nya di backup oleh seorang Ketua OKP yang berjumlah 5 huruf dengan inisial UB” jelasnya.

Dia berharap semoga dengan adanya pemberitaan ini, Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H.. bisa memberikan tindakan tegas terhadap para oknum yang melakukan atau membackup perjudian jenis togel tersebut.

“Saya harap kepada Kapolda Sumut segera menangkap para pelaku tindak pidana perjudian jenis togel yang telah membuat masyarakat resah” harapnya.

Sementara itu Kapolsek Stabat AKP Zulkarnain SH, melalui Kanit Reskrim IPTU Suprianto saat dikonfirmasi, Minggu (9/8/2026), diam seribu bahasa.

Tindakan tersebut membuat publik bertanya-tanya tentang dugaan keterlibatan oknum Polsek Stabat dalam kelancaran bisnis haram tersebut.

Ditempat terpisah, Kapolres Langkat AKBP Hanrry Tambunan saat dikonfirmasi, Minggu (9/8/2026), mengatakan akan melakukan pengecekan.

“Ok nanti sy cek dan kroscek, makasih infonya,”pungkasnya.