Kriminal

Sulap BBM Solar Jadi Dexlite, 2 Pegawai SPBU dan 2 Supir PT Elnusa, Diringkus Polisi

×

Sulap BBM Solar Jadi Dexlite, 2 Pegawai SPBU dan 2 Supir PT Elnusa, Diringkus Polisi

Sebarkan artikel ini

MEDAN, KoranM24- Adanya indikasi kecurangan memanipulasi tangki yang seharusnya diisi Bahan Bakar Minyak (BBM) Dexlite, namun diisi dengan Solar, di SPBU Jalan Gajah Mada, Kota Medan, empat komplotan pelaku akhirnya ditangkap personel Satreskrim Polrestabes Medan.
Adapun ke empat pelaku yang diamankan itu diantaranya, Rional Agus Pranata Tarigan (35) selaku supervisor di SPBU. Ahmad Wahyudin Matondang (21) selaku Operator di SPBU. Pandapotan Sirait (34) dan Evando Situngkir (34) keduanya selaku supir PT Elnusa.
“Kita mengamankan dua sopir, satu pekerja (operator SPBU), satu lagi supervisor atau orang yang bekerja sebagai pengawas dari SPBU tersebut. Jadi kan, ini kan sopirnya menggunakan mobilnya PT Elnusa,”jelas Adrian kepada wartawan Jumat (26/6/2026).

Dikatakannya, pengungkapan kasus tersebut dilakukan pada 12 Maret 2026. Berawal pihaknya menerima informasi adanya kecurangan di Sentra Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Jalan Gajah Mada. Mendapatkan informasi tersebut, lalu petugas melakukan penyelidikan dan akhirnya mengamankan para komplotan pelaku.
Adrian, menyebutkan, bahwa SPBU di Jalan Gajah Mada itu seharusnya tidak menjual BBM Solar. Tetapi para pelaku melakukan manipulasi tangki yang seharusnya diisi BBM Dexlite, justru malah diisi BBM Solar, demi untuk mendapatkan keuntungan.
“Di SPBU Gajah Mada, supir menurunkan BBM Solar yang dibawa dia nih muatannya Solar. Nah, tapi dia mengisikan ke tangki Dexlite. Jelas beda ya harga solar dengan Dexlite itu. Jadi, tentunya merugikan masyarakat, harusnya masyarakat dapat Dexlite, tapi isinya solar,”ujarnya.

Masih kata Adrian, saat melancarkan aksinya, para pelaku sengaja mematikan CCTV yang terpasang di area SPBU tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan polisi, aksi kecurangan itu sudah sekitar 9 bulan dilakukan oleh para pelaku. Untuk sekali pengisian, para pelaku meraup keuntungan sekitar Rp3 juta.
“Jadi kalau keuntungannya itu kan sekali dia diinput, rata-rata Rp3 juta. Setiap nanti mobil tangki yang masuk ke Jalan Gajah Mada, itu CCTV-nya dimatikan semua. Agar tidak kelihatan pada saat mereka menyalinkan solar ke tangki-tangki Dexlite,”sebutnya.
Sementara Wakasat Reskrim Polrestabes Medan, AKP Budiman Simanjuntak, mengatakan, bahwa BBM jenis solar yang diangkut para sopir itu harusnya diantar ke SPBU Jalan Asrama, bukan ke Jalan Gajah Mada.

Namun, para pelaku lebih dulu berhenti di Jalan Gajah Mada, untuk menyuplai solar ke tangki Dexlite.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, para pelaku hanya “kencing” atau mengurangi muatan solar itu ke SPBU Jalan Gajah Mada. Sebab, antara sopir dan supervisor SPBU, sudah saling mengenal.
“Kita mengamankan mobil tangki tersebut saat mengisi bahan bakar solar kedalam tangki yang berisi bahan bakar Dexlite. Untuk saat ini, kasus tersebut sudah kita kirim ke Jaksa Penuntut Umum (JPU), berikut barang bukti dan tersangka,”katanya.
Kanit Tipidsus Satreskrim Polrestabes Medan, Iptu Ondo Parlindungan Simanjuntak, mengatakan bahwa setiap sopir PT Elnusa itu mendapatkan tugas untuk mengantar BBM ke Kota Medan, para pelaku pasti “kencing” dulu di Jalan Gajah Mada.

“Apabila ada orderan ke wilayah Medan. Jadi, dia singgah ke SPBU yang di Jalan Gajah Mada. Untuk sementara hanya (mengurangi muatan) di SPBU di Jalan Gajah Mada,”sebutnya.
Ondo menyebut truk tangki yang dibawa para pelaku ini berisi sekitar 16 ton solar. Lalu, sebanyak 200 liter di antaranya akan disuplai ke SPBU Jalan Gajah Mada. Sedangkan sisanya akan diantar ketujuan seharusnya, yakni di SPBU Jalan Asrama.

Jadikan KoranM24 Sumber Berita Pilihan Kamu

Dapatkan update informasi terkini dan tepercaya langsung di halaman utama Google Kamu.