Budaya

Rumah Panggung, Adab Orang Melayu Dalam Pelestarian Alam

×

Rumah Panggung, Adab Orang Melayu Dalam Pelestarian Alam

Sebarkan artikel ini

Medan, KoranM24 – Adab orang Melayu memiliki Nilai-nilai dalam berkehidupan, pelestarian lingkungan dan berinteraksi dengan alam sekitarnya.

Menyelusuri kampung Melayu yang tak jauh dari pusat ibukota Kabupaten Langkat, tepatnya di Kampung Ampera, suasana perkampungan Melayu terasa asri dan seperti terbawa kembali ke zaman dahulu kala, ketika memasuki gerbang kampung, dimana deretan rumah panggung Melayu yang terbuat dari kayu menghiasi sepanjang jalan menelusuri Kampung Ampera, tepat berada di sepanjang bantaran Sungai Wampu.

Seni bina bangunan melayu memilki adab dan kaidah dalam pelestarian lingkungan, Rumah-rumah panggung memiliki bentuk atap rambung lima dan memiliki tiang tengah dengan tingkap dua berdaun lebar di setiap sisi, serta anak tangga berjumlah ganjil dan memiliki teras untuk bersantai, ruang tamu berdaun pintu lebar bilah dua dan di sisi lainnya, ruang tidur utama.

Sedangkan dapur tepatnya berada di lantai bawah beserta kamar mandi, letak tandas lokasinya berada luar rumah Induk.

Rumah-rumah panggung Melayu memiliki adab, dimana meletakkan sungai sebagai ruang hidupnya, dibuktikan setiap rumah orang Melayu tepatnya di Kampung Ampera, rumahnya menghadap ke sisi sungai. Adab dan Nilai-nilai dalam pelestarian alam dan lingkungan hidup, sudah jauh hari dijalankan orang Melayu.

Hampir tidak ditemukan rumah orang melayu membelakangi sungai dan menjadikan sungai tempat pembuangan limbah dan sampah.
“Jangan diajari orang melayu tentang lingkungan hidup dan pelestarian Alam, jika alam bergemuruh, tanda adab mulai ditinggalkan dalam berkehidupan”.