Tanjungbalai, KoranM24 – Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai, menyambut baik serta mendukung rencana pembangunan jalur pipa gas bumi yang menghubungkan Riau–Sumut. Sebab, proyek strategis nasional itu, dinilai penting guna mengatasi kelangkaan energi serta mendorong penguatan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Tanjungbalai, Muhammad Fadly Abdina, saat menghadiri rapat koordinasi bersama Pertamina, BPS, OPD terkait dan Camat di Aula Sutrisno Hadi Kantor Wali Kota Tanjungbalai, pada Senin (11/5/2026).
Fadly mengatakan, Pemko Tanjungbalai mendukung sepenuhnya rencana pembangunan pipa gas tersebut yang menjadi solusi penting, dan merupakan salah satu perwujudan dari kebijakan pemerintah dalam program diversifikasi energi dan percepatan pemanfaatan gas bumi didalam negeri.
Pemko Tanjungbalai Berlakukan Penghapusan Denda PBB-P2 Otomatis Untuk Tahun Pajak 2014 s/d 2025
Dikatakannya, pembangunan pipa transmisi gas bumi itu bertujuan memberikan akses energi kepada sektor industri, komersial, dan masyarakat.
“Secara keproyekan pembangunan ruas pipa transmisi Sumatera Utara-Riau (SUTRI), tidak melewati Kota Tanjungbalai, tetapi tetap terdapat kesempatan untuk ikut memanfaatkannya untuk sektor rumah tangga,”terangnya.
Menindaklanjuti itu, Wakil Wali Kota Tanjungbalai, meminta kolaborasi dan sinergitas dari lintas sektoral baik Pertamina, BPS serta dukungan dari OPD terkait bersama Camat. Melalui data sebaran UMKM dan pemukiman penduduk,rencana pengembangan tata ruang secara garis besar Kota Tanjungbalai, melaksanakan kordinasi dan komunikasi yang aktif antar dinas terkait.
Pihaknya menyambut baik rencana proyek tersebut dikarenakan bisa berdampak dengan peningkatan infrastruktur dan juga peningkatan ekonomi masyarakat. Pembangunan jalur pipa gas itu, sudah seharusnya dilaksanakan di Provinsi Sumatera Utara. Sehingga nantinya akan membangkitkan ekonomi di Sumut, dan Tanjungbalai, pastinya akan merasakan hasilnya.
“Kami dari Pemko Tanjungbalai, siap mendukung dan berkolaborasi dengan Pertamina, untuk mensukseskan pembangunan proyek strategis nasional ini yang nantinya dalam rangka ketahanan energi,”pungkas Fadly.






