AsahanPeristiwa

Security PT.BSP Kisaran Nyaris Bentrok Dengan Warga

×

Security PT.BSP Kisaran Nyaris Bentrok Dengan Warga

Sebarkan artikel ini

ASAHAN – KoranM24 Puluhan masyarakat mengatasnamakan Kelompok Tani Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Asahan dan Kesultanan Asahan bentrok dengan pihak Security Perusahaan Terpadu Bakri Sumatra Plantations (PT BSP) Kisaran.

Akibat kejadian itu, salah seorang massa, Bayu mengalami luka usai dianiaya sepasukan Security PT BSP, Senin, (28/09/2026) di lahan yang berada di sekitaran Desa Sukadame Kecamatan Pulo Banding Kabupaten Asahan.

Beruntung, keributan tidak berlangsung lama. Sepasukan Polisi dari Polsek Kota Kisaran dan Polres Asahan berhasil menghentikan keributan.

"Dikeroyok kawan kami bang. Banyak kali Security yang mukulin. Itu bajunya koyak. Videonya ada sama kawan, nanti kumintakan bang. Syukur ada Polisi, kalau tidak pasti banyak jatuh korban," ujar R Purba saat ditemui awak media ini di lokasi.

Usai kedua kubu berhasil diredam, tak lama berselang, Kabag Ops Polres Asahan Kompol Pittor Gultom SH didampingi Kasat Reskrim AKP IP Simamora SH MH dan Kapolsek Kota Kisaran Iptu Riki Hamdany SE MH tiba di lokasi.

Kehadiran personil Kepolisian itu juga diikuti kedatangan Kepala BPN Asahan, Pangihutan Manurung SH MAP MAS dan Kepala Desa Sukadame Barat.

Kedua kubu yang sebelumnya bertikai lantas dipertemukan untuk mencari jalan tengah.

Di awal penyampaian, Kasat Reskrim AKP IP Simamora SH MH menyebut PT BSP Kisaran telah memiliki SK Perpanjangan HGU.

"Juni 20206, SK Perpanjangan dari Kementerian, sudah diperpanjang Pemerintah. Tinggal menunggu penerbitan HGU oleh BPN. Di sini kami hanya pengamanan, tidak berpihak, jangan salah prasangka. Tapi kami tegaskan, siapa berbuat pidana pasti kami proses," tegas Kasat Reskrim.

"Baru kami terima. Jadi kami perlu waktu untuk mempelajari bundel yang pihak Kesultanan berikan," ucap Kepala BPN Asahan.

Kepala Desa Sukadame, Sujadi saat diberi kesempatan berbicara meminta pihak PT BSP Kisaran menghentikan sementara aktivitasnya sampai segala urusan terkait Legalitas lahan yang diperebutkan sudah jelas, untuk menghindari jatuh korban lebih banyak lagi dari pihak masyarakat.

Meski awalnya bertahan akan melanjutkan aktivitas, namun usai berkoordinasi dengan pihak Managemen, perwakilan PT BSP Kisaran akhirnya menyetujui permintaan itu.

"Jadi sudah ada titik temu ya. Besok silahkan melakukan pertemuan di Kantor PT BSP Kisaran. Saya harap semua mentaati hasil pertemuan ini," akhir Kasat Reskrim.

Tak lama, massa dari masyarakat dan PT BSP Kisaran satu persatu meninggalkan lokasi dengan tertib.

Jadikan KoranM24 Sumber Berita Pilihan Kamu
Dapatkan update informasi terkini dan tepercaya langsung di halaman utama Google Kamu.