Medan

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pemko Medan Lakukan Gotong Royong Massal, 28 Ton Sampah Terkumpulkan

×

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pemko Medan Lakukan Gotong Royong Massal, 28 Ton Sampah Terkumpulkan

Sebarkan artikel ini
foto: Ist/koranm24

MEDAN, KoranM24- Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pemko Medan melakukan kegiatan gotong royong massal yang diinisiasi oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan. Dalam kegiatan itu, sebanyak 28 Ton sampah berhasil dikumpulkan.

Kegiatan gotong royong serentak sapu bersih sampah itu, dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap. Selain aparatur Pemko Medan, juga turut dibantu oleh sejumlah personel TNI.

Hal itu merupakan bagian utama puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tingkat Kota Medan tahun 2026 yang dipusatkan di Taman Hutan Kota Beringin pada Sabtu 6 Juni 2026.

Zakiyuddin Harahap mengatakan bahwa tema Hari Lingkungan Hidup saat ini adalah “Saatnya Bekerja Untuk Iklim”, dan harus menjadi pengingat keras bagi seluruh warga Medan, untuk bergerak dari sekadar wacana menjadi tindakan nyata. Karena setiap langkah kecil yang dilakukan, akan menentukan kualitas kehidupan generasi yang akan datang.

“Kita masih mengingat bencana banjir besar di bulan November tahun 2024 dan 2025 lalu. Terjadi di bulan yang sama, bahkan di tanggal yang sama, yaitu 27 November. Di tahun 2026 ini, bukan tidak mungkin hal itu terulang jika kita tidak bersiap dan berbenah dari sekarang,”jelasnya.

Wakil Wali Kota Medan itu menyoroti kerusakan lingkungan di daerah hulu yang memicu banjir kiriman, serta kebiasaan buruk masyarakat yang masih membuang sampah sembarangan ke parit (drainase) dan sungai. Oleh karena itu, ia menginstruksikan Camat, Lurah, Keping hingga Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (P3SU), untuk fokus membersihkan parit-parit, menjaga wilayah sungai, serta memangkas dahan pohon yang rawan tumbang demi keselamatan warga.

“mari sama-sama kita jaga kebersihan lingkungan kita, kita jaga parit-parit kita. Karena sekarang ini, banjir ini tidak tahu kita datangnya kapan dan dari mana, karena sudah banyak juga lingkungan kita ini dirusak oleh tangan manusia sendiri,”katanya.

Kepada masyarakat pihaknya mengimbau untuk tidak membuang sampah sembarangan.

“Tolong edukasi ini sampaikan kepada masyarakat supaya tidak lagi membuang sampah sembarangan. Sampai hari ini, setiap malam saya melihat orang-orang masih membuang sampah sembarangan. Tolong Lurah dan Kepling ingatkan masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkunganya,”tegasnya.

Senada, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan, Melvi Marlabayana, menyampaikan rangkaian acara yang telah dilakukan dalam rangka memperingati hari lingkungan hidup sedunia tingkat kota Medan tahun 2026.

Dimulai dari kampanye terkait dengan pengelolaan lingkungan hidup dan meletakan sampah pada tempatnya. Selanjunya melakukan penanaman bibit pohon sebanyak 1383. Kemudian dilanjutkan dengan gotong royong di wilayah kerja masing-masing, serta puncaknya menggelar gotong royong massal di bantaran Sungai Babura.

“kita melibatkan 19 ribu peserta dan berhasil mengumpulkan sampah sebanyak 28 ton selama pelaksanaan gotong royong”kata Melvi.

Melvi juga mengatakan, sepanjang bulan Juni Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan juga akan melakukan sosialisasi kepada sekolah-sekolah terkait dengan program Adiwiyata.

“Program ini mendorong agar sekolah berperan aktif terhadap pelestarian lingkungan hidup,”tambahnya.

Selain kegiatan bersih-bersih itu, kegiatan yang dihadiri pimpinan Perangkat Daerah beserta para Camat itu, dirangkaikan pula dengan peluncuran Gerakan Nasional Indonesia ASRI oleh Menteri Lingkungan Hidup RI, Mohammad Jumhur Hidayat secara virtual melalui zoom meeting.