Deliserdang,KoranM24-Sekretaris Eksekutif Diagram Indonesia, Dr. M. Taufiq Hidayah Tanjung meminta turun tangan terkait Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deliserdang yang rutin menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) atau pertemuan sejenisnya di Hotel Brastagi Cottage, Kabupaten Karo yang merupakan hotel milik keluarga Bupati Asri Ludin.
“Pada 21-22 Mei 2026 pejabat Deliserdang mengikuti kegiatan Bimtek di Berastagi Cotege bertajuk Penguatan Kapasitas yang diikuti oleh para ASN dan dihadiri langsung Bupati Deliserdang Asri Ludin Tambunan. Kemudian Bimtek terhadap 132 pejabat administrator lingkungan pada Jumat 12-13 Juni 2026 juga dihadiri Bupati Asri Ludin di Berastagi Cotege,” kata Taufiq kepada wartawan, Sabtu (13/6/2026).
Menurut Taufiq, konflik kepentingan adalah awal mula dari korupsi. Dalam Undang Undang (UU) Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Pasal 12i menyebutkan bahwa benturan kepentingan bisa muncul dalam pengadaan barang dan jasa. Namun, konflik kepentingan bisa muncul dalam berbagai bentuk lainnya.
“Patut diduga karena Hotel Berastagi Cotege yang selama ini hotel tersebut sudah lama dikenal sebagai hotel milik keluarga Bupati Deliserdang, sehingga diduga terjadi Conflict of Interest (konflik kepentingan) untuk itu kita juga meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turun ke Deliserdang,” tegasnya.
Taufiq pun menyentil Pemkab Deliserdang dibawah kepemimpinan Bupati Asri Ludin Tambunan di tengah upaya Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution dan seluruh pihak menyukseskan agenda sepak bola internasional Piala AFF U-19 yang sedang berlangsung Stadion Utama Sumatera Utara (SUSU) Kecamatan Batang Kuis, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Deliserdang sibuk menagih pajak tiket.
Katanya, bila memang tujuan penagihan pajak tiket ke panitia Piala AFF U-19 sebagai upaya peningkatan PAD, harusnya Bupati Deliserdang Asri Ludin menekankan atau mewajibkan jajaran ketika mengadakan kegiatan seperti Bimtek di Hotel wilayah Kabupaten Deliserdang, bukan justru ke di Hotel Brastagi Cottage, Kabupaten Karo yang merupakan hotel milik keluarga Bupati Asri Ludin.
“Kami tentu mendukung upaya peningkatan PAD. Namun, Pemkab Deliserdang juga harus mampu memaksimalkan berbagai potensi pajak daerah yang tersedia. Salah satunya berasal dari sektor perhotelan yang cukup berkembang di wilayah Deliserdang. Sangat disayangkan apabila masih terdapat kegiatan-kegiatan Pemerintah yang justru dilaksanakan di luar wilayah Deliserdang, seperti di Berastagi, Kabupaten Karo. Akibatnya, potensi pajak yang seharusnya dapat dinikmati oleh Deliserdang justru berpindah ke daerah lain,” sebutnya.








