MEDAN, Koran M24 – Satres Narkoba Polrestabes Medan, menggerebek sarang narkoba dikawasan Jalan Mangkubumi, Medan. Dalam penggerebekan itu, tiga orang berhasil ditangkap dan belasan pria diduga pelaku narkoba, nekat kabur melompat ke sungai saat melihat petugas polisi datang, Kamis (30/42026) sore.
Penggerebekan dilakukan usai polisi mendapat laporan dari masyarakat, dimana lokasi tersebut warga mulai kembali resah dengan adanya praktek jual beli narkoba, di kawasan Mangkubumi.
Menanggapi informasi warga, personel Sat Res Narkoba Polrestabes Medan, lalu melakukan penyelidikan dilokasi dan kemudian bergerak cepat melakukan penggerebekan. Dilokasi petugas langsung menyasar pinggiran sungai yang kerap dijadikan para pelaku sebagai lapak narkoba.
Penyisiran itu pun membuahkan hasil, petugas berhasil mengamankan tiga pria yakni berinisial SD (45), DR (19), dan RS (39) berikut mengamankan sejumlah barang bukti berupa, narkoba beserta alat hisapnya, selembar mata uang Singapura, bertuliskan 1000 Dollar dan sebilah pisau diduga sengaja disiapkan untuk menyerang petugas polisi.
“Kami jajaran Polrestabes Medan, tidak akan berhenti dalam memberantas segala bentuk peredaran narkoba. Penggerebekan ini merupakan respon kami atas laporan masyarakat. Ada 3 orang yang kami amankan dan beberapa barang bukti paket sabu, alat hisap dan sejumlah uang diduga hasil penjualan narkoba. Selain itu ditemukan juga selembar mata uang asing, namun kami akan koordinasikan dengan Satreskrim untuk memastikan apakah uang tersebut asli atau palsu,”jelas Kasatresnarkoba Polrestabes Medan, Kompol Rafli Yusuf Nugraha, SH, SIK, MIP.
Ditambahkan Rafli, pihaknya kini tengah melakukan pengejaran terhadap beberapa orang pelaku. Karena dalam penggerebekan terdapat belasan orang yang kabur dengan cara melompat ke sungai, saat melihat petugas datang. Beberapa dari mereka, telah diketahui identitasnya, dan dipastikan akan terus diburu untuk memberantas narkoba dikawasan Mangkubumi.
“Untuk tiga orang yang kami tangkap, sedang kami dalami perannya. Kami juga sedang mengejar orang-orang yang kabur dengan cara melompat ke sungai saat penggerebekan. Kami pastikan dimana pun mereka berlari, mereka tidak akan bisa bersembunyi. Dilokasi polisi juga menemukan mesin judi jenis tembak ikan dalam kondisi ditutupi papan tanpa pemain maupun operator dan nantinya akan diserahkan ke Satreskrim Polrestabes Medan, guna proses penyelidikan lebih lanjut,”pungkas Kompol Rafli.






