Deliserdang,KoranM24-Ribuan unit rumah di Kabupaten Deli Serdang mengalami kebanjiran setelah hujan deras melanda daerah ini dan kemudian membuat beberapa sungai meluap, Kamis (29/10/2026). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Deli Serdang mencatat total ada 16 Desa yang sempat terendam di 8 Kecamatan. Delapan Kecamatan itu meliputi Tanjung Morawa, Hamparan Perak, Bangun Purba, Deli Tua, Sunggal, Batang Kuis, Patumbak dan Galang.
Informasi yang dihimpun di BPBD Deli Serdang total sebanyak 5.403 unit rumah se Deli Serdang yang terendam. Ada hampir 20 Kepala Keluarga yang merasakan dampaknya.

"Yang terbanyak Tanjung Morawa dan Kecamatan Hamparan Perak. Banjir sudah ada yang sejak dari tanggal 27 dan hari ini bertambah karena banjir kiriman. Kalau di daerah kota dan pesisir memang hujan tapi intensitasnya gak selama yang di daerah gunung karena bisa sampai 5 jam hujannya," ujar Kepala Pelaksana BPBD Deli Serdang, Mukti Ali.
Mukti bilang banjir kiriman membuat air sungai meluap dan ada tanggul yang jebol. Dari sekian banyak desa Desa Tumpatan Nibung di Batang Kuis dan Desa Dalu X A dan Desa Dalu X B yang paling parah. Pada Siang hari air berangsur-angsur surut di desa ini.
"Kita sudah sosialisasi juga di medsos jadi dari tanggal 27 sampai 30 Oktober ini cuaca ekstrim," kata Mukti.

Selain rumah yang terendam, dilaporkan juga ada 11 unit rumah di Desa Bandar Kuala Kecamatan Galang yang rusak. Bahkan diantaranya ada yang roboh dan hilang. Rumah itu berada di kawasan bantaran sungai.
Pantauan wartawan masyarakat di Desa Dalu X B pada Kamis siang mulai membersihkan rumahnya. Sebagian diantaranya mulai sedikit lega. Hanya sekitar 4 hingga 5 jam air menggenangi rumah warga. Hal ini lantaran meluapnya air sungai Blumai.
"Alhamdulillah sudah surut tapi ini cuaca masih mendung. Kita takut tiba tiba air sungai naik lagi. Mau nggak mau sudah surut gini ya harus dibersihkan. Ya di pel lah lantainya. Berdoalah kami ini semua jangan lagi air sungai naik," kata Nana salah satu warga.

Di Desa Dalu X B air sungai mulai tumpah ke rumah rumah warga sejak pukul 05.00 WIB. Setelah pukul 06.00 beberapa jalan di dusun 8, 9 dan 10 pun sudah terputus dan tidak bisa dilalui karena terendam.
*11 Rumah Lenyap Terbawa Arus*
Banjir yang melanda Dusun II, Desa. Bandar Kuala, Galang beberapa hari ini menyebabkan 11 rumah warga hanyut namun tidak ada korban jiwa.
Informasi diperoleh, hujan yang turun beberapa hari iniemyrbabksn air sungai ular naik di Dusun II, Desa Bandar Kuala dan pada Kamis (29/10/26) malam, air sungai meluap dan menghanyutkan 11 rumah penduduk yang berada dekat dengan sungai.
Kepala Desa Bandar Kuala, Galang, Ngasimin kepada wartawan, Kamis (29/10/26) mengatakan, air yang meluap bukan karena hujan melainkan karena hujan di gunung hingga mengakibatkan air mendadak meluap dan menghanyutkan rumah penduduk.
"Sebelumnya hujan yang turun beberapa hari ini tidak mengkhawatirkan adanya banhir tapi karena turun di gunung yang menyebabkan air mendadak meluap dan menghanyutkan rumah penduduk," jelas Ngasimin.
Jumlah pengungsi sementara :9 KK 35 jiwa terdiri dari Ibu Hamil 1 jiw, Balita 2 jiwa, Lansia 4 jiwa.
Sedankan korban yang terdampak banjir dan longsor di tampung ke tempat pengungsian sementara di Aula Posyandu Mawar Dsn II Desa Bandar Kuala Kec Galang Kab Deli Serdang, dan untuk tenda pengungsi dan tenda dapur umum sudah diajukan oleh pihak BPBD ke Dinas Sosial Kab Deli Serdang.
Adapun ke 11 korban yang rumahnya hanyut : 1.Ponimin : rumah pribadi yg kedua 2.Adlan : rumah keluarga 3..Juari : rumah anaknya 4.Nurasia : rumah keluarga 5. Suyanto 6. Rahmat S.
7. Umar Said 8. Anita Nst 9. Herdianto 10. Somen P 11. Parni






